// <![CDATA[DEFORMASI GUNUNG API KELUD BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS TAHUN 2015-2016]]> Adriyat Maulana / 232013031 Penulis Riko Maiyudi, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Umar Rosadi, S.T Dosen Pembimbing 2
Indonesia merupakan Negara kepulauan yang secara tektonik terletak diantara pertemuan tiga lempeng benua, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, serta lempeng Australia. Interaksi dari ketiga lempeng tersebut menghasilkan deretan pegunungan api (volcanic arc) yang membujur dari selatan hingga timur Indonesia. Gunung Api Kelud secara administratif terletak di Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur tepatnya di Kota Kediri dengan ketinggian 1731 meter di atas permukaan laut. Berbagai metode pengamatan telah dilakukan dalam mengamati aktivitas Gunung Api Kelud, baik secara periodik ataupun kontinu. Salah satu metode pengamatan yang dilakukan adalah dengan survey Global Positioning System (GPS). Dari hasil pengolahan yang telah dilakukan, dimana pada bulan Juni sampai Desember 2015 menunjukan besar (Ur) sekitar 0.233 m, sedangkan untuk (Uz) sekitar -0.048 dengan kecenderungan pola deflasi dan letak sumber tekanan berada diantara 7°54'22.52" S - 112°12'59.58" E sampai dengan 7°58'44.43" S - 112°15'2.89" E dan berkisar pada kedalaman 2551 m – 17643 m dengan perubahan volume sekitar -157402607