// <![CDATA[PEMILIHAN SUPPLIER MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP) PADA PERUSAHAAN KOMPONEN OTOMOTIF (Studi kasus di PT. Summit Adyawinsa Indonesia )]]> Giardhany Hendrawan /13-2014-080 Penulis 0419077603 - Edi Susanto S.T, M.M. Dosen Pembimbing 1
Pemilihan pemasok merupakan kegiatan strategis, terutama apabila pemasok tersebut akan memasok item yang kritis dan akan digunakan untuk jangka panjang. PT. Summit Adyawinsa Indonesia adalah suatu perusahaan yang berbisnis dalam hal yang berhubungan dengan segala jenis komponen otomotif. JAC 207C merupakan bahan baku baja yang sudah dilapisi sehingga anti karat, bahan baku ini sangat dibutuhkan tetapi memiliki harga yang cukup mahal dan sulit dicari bahkan membutuhkan lead time yang cukup lama. Perusahaan ini melakukan pemilihan supplier dengan cara pembobotan dengan menilai sedikit kriteria. Juga perusahaan tidak mempertimbangkan keterkaitan antar kriteria yang perusahaan nilai. Dengan persoalan tersebut perusahaan perlu melakukan pemilihan supplier yang tepat dengan mempertimbangkan lebih banyak kriteria dan mempertimbangkan keterkaitannya, sehingga perusahaan dapat mendapatkan supplier yang terbaik dan dapat terus bersaing dengan kualitas yang lebih baik lagi. Untuk mengatasi permasalahan dengan banyak kriteria seperti ini dapat digunakan metode Analytical Network Process (ANP). Hasilnya peringkat kriteria pemilihan supplier beserta bobotnya yaitu, Harga (0,251), Delivery (0,142), Fleksibilitas (0,108), Kualitas (0,078), Service (0,065), Kemampuan Supplier (0,055), dan Safety (0,037). Dan hasil peringkat supplier berserta bobotnya yaitu, JFE Shoji Steel Indonesia (0,072), Metal One Steel Service Indonesia (0,045), United Steel Center (0,042), dan Honda Trading Indonesia (0,036).