PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WEARABLE DAN AMBULATORY BERBASIS ATMEGA328 DAN ATMEGA 2560
Pada penelitian ini, sensor Gyroscope dan kamera digital digunakan sebagai alat pengukur sudut lutut. Sistem ini berfungsi untuk memudahkan mendapatkan nilai sudut tekuk lutut secara Wearable dan Ambulatory. Alat pengukur sudut ini terdiri dari 3 sistem yaitu sistem tungkai atas, sistem tungkai bawah, dan sistem komunikasi data, dimana ketiga sistem ini ditempatkan pada masing-masing kaki kanan dan kiri. Media komunikasi data yang digunakan adalah frekuensi radio 2,4GHz untuk mentransfer data sudut lutut antar sistem secara wireless. Empat buah sensor Gyroscope digunakan untuk mengukur percepatan sudut dari kedua sistem tungkai kaki kanan dan kiri. Lalu data tersebut diolah menjadi nilai sudut lutut menggunakan kontroler ATMEGA328. Kontroler tersebut berfungsi sebagai pengolah dan pengirim data sudut tiap tungkai. Beberapa proses pengujian lain yang dilakukan pada sistem ini yaitu: (1) menguji keandalan modul komunikasi dengan cara menempatkan modul pengirim dan penerima sampai dengan jarak 100 meter, (2) menguji kapasitas baterai dengan cara mengukur tegangan dan arus input pada rangkaian sistem untuk mengetahui ketahanan penggunaan baterai pada sistem, (3) melakukan kalibrasi MPU6050 dengan cara mengukur sudut pitch yang diatur sudutnya dari 0° sampai 90° dengan kenaikkan 5°, lalu (4) melakukan kalibrasi sistem dengan cara sistem ditempelkan pada Goniometer dan diatur sudutnya sebesar 45°, 90°, dan 180°, serta pada saat bersamaan sistem tersebut direkam oleh kamera di posisi kanan dan kiri yang bertujuan untuk mengkalibrasi sistem Visual. Setelah proses kalibrasi berhasil dilakukan maka selanjutnya seluruh sistem alat ukur sudut lutut ini ditempatkan pada kedua kaki naracoba, baik kedua tungkai atas dan kedua tungkai bawah. Kemudian dilakukan pengujian terhadap naracoba guna menguji 7 siklus pola jalan manusia dalam 3 langkah pada lintasan dengan kemiringan 6° dan 12° dengan membawa beban dan tanpa membawa beban. Kecepatan treadmill diset dengan kecepatan tetap 2 km/jam. Dari hasil pengujian didapatkan rata-rata error akurasi 1°(kaki kiri) dan 0°(kaki kanan) untuk lintasan 6°, lalu 1°(kaki kiri) dan 1°(kaki kanan) untuk lintasan 12°.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WEARABLE DAN AMBULATORY BERBASIS ATMEGA328 DAN ATMEGA 2560 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WEARABLE DAN AMBULATORY BERBASIS ATMEGA328 DAN ATMEGA 2560 ().Teknik Elektro:FTI,2018.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WEARABLE DAN AMBULATORY BERBASIS ATMEGA328 DAN ATMEGA 2560 ().Teknik Elektro:FTI,2018.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WEARABLE DAN AMBULATORY BERBASIS ATMEGA328 DAN ATMEGA 2560 ().Teknik Elektro:FTI,2018.Text