// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS DI LANTAI PABRIK PT. KERTA LAKSANA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA BLOCPLAN UNTUK MEMINIMUMKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING]]> Ir. Alex Saleh, M.T. Dosen Pembimbing 1 NINDI HAFIZHAH /13-2013-148 Penulis
PT. Kerta Laksana merupakan perusahaan yang berfokus dalam pembuatan mesin-mesin Pengolah Sumber Daya Alam (PSDA) terutama dalam sektor Agro & Holtikultura (coklat, kopi, rempah-rempah & pengawetan). Saat ini PT. Kerta Laksana memiliki kondisi jarak di lantai pabrik yang jauh antar departemen, ongkos material handling yang dikeluarkan tinggi, waktu proses produksi berlangsung lama, dan belum terdapat departemen untuk pengepakan produk jadi sehingga produk jadi masih tersimpan disembarang tempat karena penggunaan ruang kosong belum terpakai seluruhnya. Melihat permasalahan-permasalahan yang terjadi maka sangat perlu dilakukan perbaikan tata letak di lantai pabrik PT. Kerta Laksana. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan algoritma Block Layout Overview with Computerized Planning Using Logic and Algorithms (BLOCPLAN). Algoritma BLOCPLAN merupakan algoritma hybrid atau campuran, yang dapat berupa membentuk (konstruksi) sebuah tata letak dan dapat memperbaiki (improvement) suatu tata letak. Input dalam BLOCPLAN yaitu peta keterkaitan kegiatan atau Activity Relationship Chart (ARC) yang membutuhkan jumlah departemen, nama departemen, dan luas area masing-masing departemen. Sehingga hasil akhir dari layout terbaik didapat dari layout yang memiliki nilai R-score paling tinggi dari 20 alternatif layout. Hasil nilai R-score tertinggi terdapat pada alternatif layout kedelapan belas dengan nilai R-score 0,80. Hasil yang didapatkan dari usulan perbaikan mendapatkan layout terbaik yaitu layout kedelapan belas dengan hasil nilai Rel-Score 0,80. Ongkos material handling existing layout menghasilkan ongkos total sebesar Rp 6.086,08 sedangkan layout baru sebesar Rp 4.059,14. Jarak existing layout sebesar 1.472,08 meter sedangkan jarak layout baru sebesar 973,05 meter. Hasil indeks pemindahan bahan langsung pada existing layout sebesar 1.472,08 meter sedangkan layout baru sebesar 973,05 meter. Hasil perhitungan indeks ruang gang dari existing layout sebesar 0,488 sedangkan layout baru sebesar 0,535. Dari keseluruhan usulan perbaikan dilihat dari ongkos material handling, jarak, indeks pemindahan bahan langsung dan indeks ruang gang, menghasilkan efisiensi pada layout baru sebesar 25,072%. Saran untuk PT. Kerta Laksana agar dapat menggunakan usulan perbaikan tata letak guna minimisasi jarak antar departemen yang satu ke departemen yang lain, meminimumkan ongkos material handling, sehingga ongkos dan waktu yang dikeluarkan akan berkurang dan minimisasi lahan kosong.