// <![CDATA[SARANA PROMOSI MOBIL MITSUBISHI DI JAKARTA]]> HENDRA NUGRAHA / 21.1995.180 Dosen Pembimbing 1 Ir. Achsien Hidayat,MT Nurlaela Latifah,ST
Menjelang era perdagangan bebas seiring dengan bergabungnya Indonesia dalam AFTA, sektor industri dan perdagangan sebagai ujung tombak perekonomian nasional dituntut untuk benar - benar memiliki infrastruktur yang solid dan tangguh untuk menghadapi persaingan yang lebih frontal Industri otomotif sebagai bagian dari sektor industri dan terkait erat pula dengan sektor perdagangan, memiliki potensi untuk mencapai suatu tingkat yang dapat menyokong peningkatan perekonomian nasional. Hal ini terbukti dari besarnya produksi dan besarnya pangsa pasar kendaraan, terlihat dari banyaknya kendaraan dan merek-merek kendaraan yang didistribusikan oleh para ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek). Semakin banyak merek maupun jenis kendaraan yang membanjiri pasar di Indonesia tidak ditunjang dengan adanya sarana pemasaran yang presentatif. Showroom-showroom yang ada hanya mengutamakan aspek profit tanpa memperhatikan aspek-aspek lain yang sebenarnya dapat menunjang nilai profit tersebut. Mereka tidak berusaha berkomunikasi dengan para konsumen atau mencoba memahami kriteria-kriteria umum konsumen dalam memilih, mencoba dan memiliki kendaraan. Demikian pula halnya dengan aspek promosi yang hanya diimplementasikan melalui pemasangan iklan-iklan mass media, tanpa dibarengi dengan pembangunan suatu image fisik ysng baik dari segi penyajian dalam showroomnya. Sehingga suatu bangunan tampak tidak ada bedanya dengan bangunan-bangunan komersil lainnya, demikian pula dengan ruang dalamnya.