// <![CDATA[Pengaruh Variasi Waktu Detensi dan Sirkulasi Terhadap Produktivitas Biogas pada Anaerobik Digester Sistem Dua Tahap dengan Substrat Tanah Gambut]]> Salafudin, ST., M.Sc. Dosen Pembimbing 2 0409056501 - Dr. Etih Hartati, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Alca Pratama Putra / 25-2013-061 Penulis
Indonesia memiliki 50% dari luas lahan gambut yang ada di dunia. Tanah gambut merupakan tanah yang berasal dari proses dekomposisi materi organik dari sisa tumbuhan. Materi organik yang terkandung dalam tanah gambut dapat dimanfaatkan sebagai substrat dalam pembentukan biogas. Keberadaan tanah gambut di Indonesia berkisar 21 juta hektar sehingga dapat berpotensi besar dalam membuat biogas dari tanah gambut. Biogas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi tanah gambut sebagai substrat dalam pembentukan biogas, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah two stage digestion system dimana tahap pembentukan asam dilakukan di reaktor hidrolisis secara batch sedangkan tahap pembentukan gas CH4 dilakukan di reaktor metanogenesis secara kontinu. Variasi yang digunakan pada penelitian ini adalah waktu detensi dan sirkulasi. Waktu detensi yang dilakukan adalah 1 hari, 4 hari, 7 hari dan 10 hari, sedangkan variasi sirkulasi yang dilakukan adalah 15 L/jam dan 13 L/jam. Hasil menunjukkan bahwa variasi waktu detensi 10 hari dan sirkulasi 15 L/jam merupakan variasi optimum, dimana konsentrasi gas CH4 yang terbentuk sebesar 63 % dan laju produksi biogas sebesar 284,60 mL biogas/gr COD.hari.