// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK JALA IKAN BERDASARKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (Studi Kasus di PT. Indoneptune Net Manufacturing)]]> Yanti Helianty, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ario Yuda Nugraha /13-2013-168 Penulis
Penelitian ini menjelaskan mengenai usulan perbaikan kualitas di perusahaan PT. Indoneptune Net Manufacturing di Departemen Netting yang memproduksi jala. Perusahaan memiliki kendala dalam memenuhi jumlah target produksi yang disebabkan keterlambatan pada proses produksi. Proses produksi mengalami keterlambatan dikarenakan banyaknya jumlah produk tidak memenuhi standar kualitas perusahaan yang disebabkan oleh terjadinya kegagalan/cacat pada proses produksi. Evaluasi dan identifikasi diperlukan untuk melihat akar penyebab masalah terjadinya kegagalan dengan menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Metode Fault Tree Analysis (FTA). Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) merupakan alat yang digunakan untuk membantu perusahaan mengidentifikasi bentuk dari kegagalan produk/proses. Penggunaan metode ini dimulai dengan menentukan nilai dari masing-masing faktor penyusun Risk Priority Number (RPN) seperti tingkat pengaruh kegagalan (severity), probabilitas kegagalan (occurence), dan deteksi (detection). Setelah nilai RPN ditemukan dilanjutkan dengan analisis permasalahan yang ada secara spesifik menggunakan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah yang terjadi.