RANCANGAN ASSEMBLY LINE PADA INDUSTRI MOBIL PEDESAAN MENGGUNAKAN METODE J-WAGON DAN METODE LARGEST CANDIDATE RULE
Mobil pedesaan digunakan oleh penduduk desa sebagai alat angkut manusia, peternakan, dan perkebunan untuk memudahkan penduduk desa dalam membantu perekonomian masyarakat desa. Saat ini sudah terdapat prototype dalam tahap perakitan, tetapi untuk sampai tahap industrialisasi, perlu adanya dokumentasi assembly, sehingga
perlu dilakukan penelitian dengan membuat Assembly Line Balancing (ALB). Pada pembuatan assembly line balancing lintasan perakitan yang digunakan yaitu menggunakan two sided assembly line dimana lintasan perakitan ini memiliki lintasan dua sisi. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang assembly line untuk pabrik perakitan
mobil pedesaan dengan menggunakan heuristic. Pendekatan heuristic tidak menjamin hasil yang optimal, tetapi pendekatan ini dirancang untuk menghasilkan strategi yang lebih baik dengan menggunakan acuan atau batasan tertentu. Metode yang digunakan yaitu metode J-Wagon dan metode Largest Candidate Rule. Hasil dari penelitian yang diperoleh berdasarkan perhitungan dengan menggunakan dua metode dapat dikatakan bahwa metode Largest Candidate Rule menghasilkan nilai yang lebih baik dari pada metode J-Wagon yaitu menghasilkan sebanyak 21 stasiun kerja dengan waktu siklus sebesar 960 menit dan smoothness index sebesar 10.68%
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).RANCANGAN ASSEMBLY LINE PADA INDUSTRI MOBIL PEDESAAN MENGGUNAKAN METODE J-WAGON DAN METODE LARGEST CANDIDATE RULE ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.RANCANGAN ASSEMBLY LINE PADA INDUSTRI MOBIL PEDESAAN MENGGUNAKAN METODE J-WAGON DAN METODE LARGEST CANDIDATE RULE ().Teknik Industri:FTI,2018.Text
MLA Style
.RANCANGAN ASSEMBLY LINE PADA INDUSTRI MOBIL PEDESAAN MENGGUNAKAN METODE J-WAGON DAN METODE LARGEST CANDIDATE RULE ().Teknik Industri:FTI,2018.Text
Turabian Style
.RANCANGAN ASSEMBLY LINE PADA INDUSTRI MOBIL PEDESAAN MENGGUNAKAN METODE J-WAGON DAN METODE LARGEST CANDIDATE RULE ().Teknik Industri:FTI,2018.Text