// <![CDATA[PERANCANGAN VIDEO ANIMASI PENANGANAN PELECEHAN SEKSUAL VERBAL UNTUK REMAJA]]> Ganis resmisari, M.Ds Dosen Pembimbing 1 ILMA HANIFFIANDARI PAHMI / 33-2014-055 Penulis
Pelecehan seksual adalah hal yang kerap kali terjadi dan tidak bisa di anggap remeh. Banyak sekali kriminal yang menjadi pelaku kejahatan ini dan tidak bertanggung jawab. Siapa saja bisa menjadi korban dari pelecehan seksual, namun banyak diantaranya adalah perempuan. Kasus pelecehan seksual dianggap tabu di masyarakat karena ini adalah tindakan amoral. Kebanyakan kasus yang dilaporkan adalah kekerasan seksual dalam bentuk non-verbal, yaitu dilakukan dengan fisik, sedangkan pelecehan secara verbal masih dianggap hal yang enteng dan lumrah. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Lentera Sintas Indonesia yang di muat pada CNN Indonesia menyebutkan bahwa 58 persen responden pernah mengalami pelecehan dalam bentuk verbal, dan 42 persen pelecehan non verbal. Tingkat pelecehan verbal lebih tinggi dari pada pelecehan non verbal. Oleh karena itu, perlu adanya pengenalan lebih jauh tetang pelecehan seksual secara verbal, terutama kepada remaja yang baru mengenal ungkapan-ungkapan seksual yang sering dijadikan candaan. Hal ini juga bertujuan supaya para remaja dapat lebih peka terhadap seseorang yang sedang dilecehkan. Penelitian ini akan di lakukan secara langsung kepada target audience melalui wawancara face to face dan juga melalui kuesioner. Dengan diadakannya pengenalan tentang pelecehan seksual verbal ini, diharapkan para remaja akan lebih bisa menjaga tutur kata mereka supaya tidak menimbulkan kasus pelecehan seksual verbal. Selain itu, dengan berlangsungnya pengenalan ini akan mencegah dan mengurangi kasus tindakan pelecehan yang ada.