// <![CDATA[PERANCANGAN BUKU PENGENALAN SINDROM ASPERGER KEPADA ORANG TUA]]> Aini Mardhiyah Humaira / 33-2014-054 Penulis Asep Ramdhan, S.Ds. M.M. Penulis
Sindrom Asperger adalah salah satu gejala autisme dimana para penderitanya memiliki masalah dalam perilaku sosial yang menunjukkan kelemahan mereka dalam mengungkapkan, menggunakan dan memahami komunikasi nonverbal. Seperti, kesulitan mengekspresikan wajah dan gerak tubuh, juga kesulitan dalam menafsirkan dan membaca ekspresi wajah atau Bahasa tubuh orang lain. Sindrom Asperger termasuk kepada gangguan perkembangan dalam ASD (Autism Spectrum Disorder). Sindrom Asperger masih sulit di bedakan dengan anak normal lainnya karena anak Sindrom Asperger berkecenderungan memiliki IQ normal atau tinggi. Anak sindrom Asperger seringkali diasingkan dari lingkunganya. Gangguan ini memiliki disabilitas sosial dan gangguan empati atau yang lebih dikenal sebagai emphaty disorder. Menurut hasil penelitian awal penulis yang dilakukan di Bandung banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang Sindrom Asperger. Seharusnya masyarakat Indonesia perlu mendapat pengetahuan mengenai Sindrom Asperger karena Sindrom Asperger dapat dideteksi mulai pada usia anak-anak mulai dari umur 4 sampai 11 tahun dan gejala ini dapat bertahan selama seumur hidup. Oleh karena itu dibutuhkan perancangan informasi dan pengetahuan berupa media buku pengenalan Sindrom Asperger yang dapat memfasilitasi orang tua dalam mengenal dan membantu orang tua mendeteksi anak sedini mungkin dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengenali gejala-gejala awal Sindrom Asperger.