<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7910">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Desain Informasi Pameran Etnobotani Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yusuf Twindana Ibrahim/ 33-2010-046</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aldrian Augusta, M.Ds.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Desain Komunikasi Visual]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FAD]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia merupakan pengembangan dari Museum Etnobotani Indonesia yang baru diresmikan pada tahun 2016 lalu. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh seiring bertambahnya penelitian LIPI - Lembaga ilmu pengetahuan Indonesia, sebagai lembaga yang menaunginya. Pengembangan yang dilakukan museum terlihat pada segi cakupan keilmuannya, yang awalnya hanya menampilkan keilmuan etnobotani, kini mengikutsertakan sajian informasi keanekaragaman hayati. Namun, semakin meluasnya cakupan
keilmuan tersebut belum diimbangi dengan kualitas sarana informasinya. Terutama pada sajian informasi koleksi yang ditampilkan di pameran etnobotani. Keterbacaan yang belum diperhatikan , sistem navigasi yang belum tersedia, memicu sulitnya pengunjung untuk memahami informasi di pamerannya. Kaidah kaidah perancangan desain informasi merupakan solusi akan hal ini. Oleh karena itu, perancangan desain informasi yang tepat dan terencana harus segera diterapkan. Agar terciptanya museum yang sesuai dengan regulasi pemerintah yang tercantum pada UU Cagar Budaya No 11 tahun 2010 pasal 18 ayat 2 museum yaitu museum adalah sebuah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi berupa bangunan dan atau struktur yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya atau yang bukan cagar budaya, dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Museum, Desain Informasi, Pameran, Etnobotani]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[817DKV/18]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[817DKV/18]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[817DKV/18]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6816" url="" path="/332010046.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Desain Informasi Pameran Etnobotani Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[7910]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-10-15 15:37:07]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-10-15 15:37:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>