// <![CDATA[ANALISIS PENGIRIMAN DAYA REAKTIF GENERATOR TERHADAP TEGANGAN PADA SISTEM 20 KV INTERKONEKSI MALINAU]]> Syahrial, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Siti Saodah, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Herdi Fardian /11-2006-040 Penulis
Kestabilan tegangan banyak dipengaruhi oleh beban yang ada, dan saat ini semakin banyak jumlah beban yang membutuhkan suplai daya reaktif, dengan banyak nya pembangunan pusat-pusat industri. Jika beban banyak menarik daya reaktif, maka tegangan pada beban akan turun dan ini berarti tegangan tidak stabil. Oleh karena itu diperlukan suatu pengaturan daya reaktif generator agar daya yang terkirim sampai pada konsumen stabil dengan batas yang di kehendaki. Berdasarkan hal tersebut maka pada tugas akhir ini membahas tentang bagaimana pengaturan daya reaktif generator mempengaruhi dalam pengiriman daya, dengan jarak dari pusat pembangkit ke GH Malinau 30 km. Data pemabangkit yang digunakan pada biomass terdapat daya total 10 MW, pada PLTU terdapat daya total 6 MW dan pada PLTD terdapat daya total 6 MW. Hasil dari skenario dan simulasi ini adalah untuk mengetahui berapa jumlah daya reaktif yang terkirim, kinerja dari PLTU optimal dan PLTD masuk ke sistem jaringan. Hasil dari skenario dan simulasi menghasilkan daya reaktif yang terkirim dari biomass sebesar 2419 kVAR, kinerja dari PLTU di optimalkan menghasilkan daya reaktif 3200 kVAR dan PLTD masuk ke sistem jaringan menghasilkan daya reaktif 2556 kVAR. Pengaturan ini dilakukan pada kondisi sistem yang normal dengan menggunakan sofware ETAP.