// <![CDATA[EFISIENSI PENYISIHAN LOGAM BERAT Zn, Cu, Fe DAN Mn DENGAN MENGGUNAKAN INSTALASI PENGOLAHAN LINDI COMPACT (IPLC)]]> Dr. Rachmawati S.Dj. Ir. M.Env.Stud Dosen Pembimbing 1 Septi Agriani /252013074 Penulis
Lindi berasal dari proses dekomposisi sampah yang mengandung materi tersuspensi, terlarut, dan terekstraksi, sehingga kandungan lindi sangat berbahaya. Pada penelitian ini lindi yang akan dikaji berasal dari TPA Sarimukti yang telah beroperasi selama lebih dari 10 tahun, memiliki ratio BOD/COD sebesar 0,25; dengan karakteristik awal logam telah memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah. Parameter yang akan diteliti adalah logam berat Zn, Cu, Fe dan Mn. Hal ini berkaitan dengan sifat-sifat logam berat yang sulit didegradasi, sehingga mudah terakumulasi dalam lingkungan perairan dan keberadaannya secara alami sulit dihilangkan. Selain itu, terdapat parameter pendukung yang akan dikaji, seperti pH, suhu, DO, kekeruhan dan TSS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi dan efektifitas penyisihan logam. Pengolahan dilakukan dengan menggunakan reaktor Instalasi Pengolahan Lindi Compact (IPLC) yang memiliki volume 1.063 m3, dioperasikan secara semi kontinu dengan skala pilot-plant, dan sistem pengolahan secara biologis, fisik dan kimia serta konfigurasi anaerob-aerob. Waktu detensi yang digunakan, yaitu 31,33 jam yang didapatkan dari tracer test. Proses seeding dan aklimatisasi dilakukan menggunakan bakteri fakultatif, dengan dua media lekat, yaitu kaldness dan bioball. Metode pengukuran yang digunakan didasarkan pada SMWW dan SNI. Efisiensi penyisihan dari hasil pengolahan secara keseluruhan IPLC didapatkan untuk Zn sebesar 49,72%, Cu sebesar 74,64%, Fe sebesar 53,88%, dan Mn sebesar 13,68%.