// <![CDATA[ANALISIS PEMBIAYAAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KOTA CIMAHI]]> Yulianti Pratama, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Siti Sholeha Anggunisa Heryeni / 25-2013-067 Penulis Nico Halomoan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, total biaya rerata pengelolaan sampah tahun 2012-2016 mencapai ± 13 miliar rupiah dengan total penerimaan rerata retribusi sampah hanya ± 1 miliar rupiah. Sebesar 63% timbulan sampah kota berasal dari aktivitas permukiman. Kontribusi masyarakat terhadap retribusi pelayanan persampahan rerata tahun 2012-2016 untuk membayar biaya pengangkutan sampah dari TPS ke TPA hanya ± 784 juta rupiah, sementara biaya pengangkutan akan semakin meningkat mulai tahun 2021-2037 dikarenakan penggunaan TPA Sarimukti akan dialihkan ke TPA Legok Nangka yang jarak tempuhnya lebih jauh. Sehingga, pada penelitian ini dilakukan analisis biaya pengangkutan sampah rumah tangga eksisting dengan metode analisis deskriptif-kuantitatif dan analisis potensi reduksi sampah di TPS 3R. Analisis potensi reduksi sampah di TPS 3R dilakukan dengan dua skenario, skenario pertama digunakan asumsi sebesar 77,5% sampah berpotensi di reduksi, sedangkan skenario kedua digunakan asumsi biaya pengangkutan hanya berasal dari penerimaan retribusi sampah (permukiman). Kondisi eksisting TPS 3R baru mampu mereduksi sampah sebesar 11 ton/hari. Hasil analisis yang diperoleh, yaitu kontribusi penerimaan retribusi sampah permukiman terhadap biaya pengangkutan hanya 19%. Berdasarkan hasil perhitungan skenario pertama, jika dilakukan reduksi sampah melalui TPS 3R dengan asumsi 77,5% sampah berpotensi untuk direduksi, maka penghematan biaya pengangkutan selama 20 tahun perencanaan dapat mencapai ± 170 miliar rupiah. Selain itu dengan perhitungan skenario kedua diperoleh penghematan biaya pengangkutan dari TPS ke TPA mencapai ± 174 miliar rupiah selama 20 tahun perencanaan.