// <![CDATA[PENGOLAHAN AIR LIMBAH HASIL ANALISA CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI METODE PRESIPITASI KLORIDA DAN PRESIPITASI HIDROKSIDA]]> Yulianti Pratama, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Djaenudin, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Lestari Ratna Wiyani / 25-2014-093 Penulis
Air limbah hasil analisa Chemical Oxygen Demand (COD) merupakan salah satu limbah cair laboratorium yang berbahaya karena mengandung logam berat terlarut yang bersifat toksik diantaranya logam perak (Ag), merkuri (Hg), besi (Fe) dan krom (Cr) sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu metode pengolahan yang dapat dilakukan pada skala laboratorium untuk penyisihan logam berat yaitu dengan metode presipitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase efisiensi optimum penyisihan konsentrasi logam Ag, Hg, Fe dan Cr. Proses presipitasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan kombinasi antara metode presipitasi klorida dan presipitasi hidroksida. Metode presipitasi klorida digunakan untuk recovery logam Ag yang memiliki nilai ekonomis, sedangkan metode presipitasi hidroksida digunakan untuk menyisihkanlogam Hg, Fe dan Cr. Metode presipitasi klorida menggunakan agen presipitan berupa NaCl dengan variasi dosis NaCl sebanyak 2, 10 dan 20 mg/ml serta variasi waktu pengadukan selama 5, 10 dan 15 menit sedangkan metode presipitasi hidroksida menggunakan agen presipitan berupa NaOH dengan variasi pH 3, 7, 9, dan 11. Berdasarkan hasil penelitian, efisiensi penyisihan logam Ag paling optimum diperoleh pada variasi dosis NaCl sebanyak2 mg/ml dengan waktu pengadukan selama 5 menit yaitu mencapai 99,998%. Sedangkan, efisiensi penyisihan logam Hg, Fe dan Cr paling optimum terdapat pada variasi pH 11 yaitu mencapai 99% untuk seluruh logam.