// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM PENYALURAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI 5 KELURAHAN KABUPATEN GARUT (Kelurahan Sukakarya, Haurpanggung, Jayaraga, Paminggir, dan Pakuwon]]> Dr. Ir. Etih Hartati, M.T. Dosen Pembimbing 1 Nico Halomoan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Siska Nuraprianisandi / 25-2014-088 Penulis
Kelurahan Sukakarya, Haurpanggung, Jayaraga, Paminggir, dan Pakuwon memiliki tingkat kepadatan penduduk total dari luas daerah terbangun tahun 2016 sebesar 216 jiwa/Ha. Pertambahan penduduk akan menyebabkan meningkatnya kuantitas air limbah, sehingga diperlukan adanya perencanaan pengolahan air limbah domestik. Berdasarkan RTRW Kabupaten Garut Tahun 2011-2031 direncanakan sistem penyaluran air limbah domestik secara sistem terpusat dengan mengalirkan air limbah domestik ke IPAL di Kampung Copong. Tujuan dari perencanaan ini adalah merencanakan diameter jaringan pipa induk dan servis di daerah perencanaan. Tahapan perencanaan yang dilakukan adalah proyeksi penduduk dan fasilitas umum 20 tahun, proyeksi timbulan air limbah, pembagian blok pelayanan, pembuatan jalur pipa, perhitungan debit air limbah per segmen, perhitungan diameter pipa, pemilihan jalur alternatif, dan perhitungan galian pipa. Proyeksi penduduk pada tahun 2040 menggunakan metode geometrik yaitu 70.165 jiwa dengan konsumsi air bersih 146 L/o/h. Jumlah blok pelayanan sebanyak 36 blok dan memiliki total panjang saluran 19.612 m dengan pengaliran secara gravitasi. Diameter pipa servis antara 200-300 mm sedangkan diameter pipa induk antara 500-800 mm. Jalur alternatif 2 terpilih berdasarkan hasil pemilihan dengan metode Weight Ranking Technique (WRT). Jumlah aksesoris pipa yang dibutuhkan yaitu 134 manhole dan 3 buah siphon. Waktu pengaliran yang diperlukan sampai dengan ke IPAL yaitu 3,7 jam dengan biaya yang investasi yang diperlukan adalah Rp. 6.510.820.470.-