EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI INSTALASI PENGOLAHAN LINDI (IPL) COMPACT DALAM MENYISIHKAN KANDUNGAN ORGANIK DAN PADATAN TERSUSPENSI DENGAN SISTEM ALIRAN KONTINU
Sampah yang dibuang ke landfill mengalami perubahan fisik, kimia dan biologis secara simultan yang diantaranya menghasilkan cairan yang disebut lindi. Teknik yang umumnya digunakan untuk mengolah lindi di Indonesia adalah kolam stabilisasi, teknik ini memiliki kelemahan diantaranya adalah waktu detensi yang dibutuhkan cukup lama, sehingga lahan yang dibutuhkan cukup luas, sementara lahan susah untuk didapatkan terutama di daerah perkotaan. Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) Compact dapat menjadi solusi untuk penanganan lebih lanjut dalam pengolahan lindi khususnya di TPA. IPL Compact merupakan instalasi pengolahan lindi yang terdiri atas beberapa unit pengolahan yaitu grit chamber, grease trap, primary clarifier, anaerobic biofilter, anoxic chamber, moving bed biofilm reactor, secondary clarifier dan activated sand filter dengan menggunakan sistem aliran semi kontinu. Parameter yang menjadi perhatian pada lindi yaitu COD, BOD dan Total Suspended Solid (TSS). Lindi memiliki karakteristik dengan konsentrasi COD sebesar 150-100.000 mg/L, BOD sebesar 200-2000 mg/L, dan TSS sebesar 100-600 mg/L, jika tidak mengalami pengolahan akan mencemari lingkungan perairan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui efisiensi penyisihan COD, BOD, dan TSS pada lindi yang berasal dari TPA Sarimukti oleh IPL Compact. Penelitian ini dilakukan sebanyak lima kali running. Selama penelitian dilakukan pengukuran parameter COD menggunakan metode titrasi refluks tertutup, BOD menggunakan metode titrasi winkler dan TSS menggunakan metode gravimetri. Hasil yang diperoleh dari total lima kali running pada nilai COD menunjukkan penurunan di semua unit dengan efisiensi penyisihan rata-rata sebesar 43,4 % dan nilai BOD menunjukan penurunan di semua unit dengan efisiensi penyisihan rata-rata sebesar 51,2 % , TSS menunjukkan penurunan di semua unit dengan efisiensi penyisihan rata-rata sebesar 76,8 % dan parameter pendukung yaitu sulfat dengan efisiensi penyisihan rata-rata sebesar 57,8 %. Pada IPL Compact, unit yang memiliki peranan penyisihan parameter COD terbesar diperoleh dari unit grit chamber dan MBBR 1, BOD terbesar diperoleh dari unit MBBR 1 dan MBBR 2, TSS terbesar diperoleh dari unit primary clarifier dan MBBR 1. Hasil efluen IPL Compact untuk COD sebesar 3000 mg/l, BOD sebesar 602,962 mg/l dan TSS sebesar 120,3 mg/l. Berdasarkan Permen LH No.6 P.59 2016 tentang baku mutu lindi untuk COD sebesar 300 mg/l, BOD sebesar 150 mg/l, dan TSS sebesar 100 mg/l sehingga hasil efluen IPL Compact belum memenuhi baku mutu.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI INSTALASI PENGOLAHAN LINDI (IPL) COMPACT DALAM MENYISIHKAN KANDUNGAN ORGANIK DAN PADATAN TERSUSPENSI DENGAN SISTEM ALIRAN KONTINU ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI INSTALASI PENGOLAHAN LINDI (IPL) COMPACT DALAM MENYISIHKAN KANDUNGAN ORGANIK DAN PADATAN TERSUSPENSI DENGAN SISTEM ALIRAN KONTINU ().Teknik Lingkungan:FTSP,2017.Text
MLA Style
.EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI INSTALASI PENGOLAHAN LINDI (IPL) COMPACT DALAM MENYISIHKAN KANDUNGAN ORGANIK DAN PADATAN TERSUSPENSI DENGAN SISTEM ALIRAN KONTINU ().Teknik Lingkungan:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI INSTALASI PENGOLAHAN LINDI (IPL) COMPACT DALAM MENYISIHKAN KANDUNGAN ORGANIK DAN PADATAN TERSUSPENSI DENGAN SISTEM ALIRAN KONTINU ().Teknik Lingkungan:FTSP,2017.Text