// <![CDATA[POTENSI PENGURANGAN TIMBULAN SAMPAH DOMESTIK DARI AKTIFITAS 3R DI SUMBER (Studi Kasus Kelurahan Sukarasa RW 1, Kelurahan Sukaasih RW 5, Kelurahan Derwati RW 9, di Kota Bandung)]]> Fadlel Nerizki / 25-2007-014 Penulis 0421077802 - Kancitra Pharmawati ST, MT. Dosen Pembimbing 1 Yulianti Pratama ST, MT. Dosen Pembimbing 2
Kewajiban pengelolaan sampah pada Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2011, membuat Kota Bandung mulai menjalankan program pengelolaan sampah 3R di sumber. Pengelolaan sampah 3R yang dilakukan antara lain dengan biodigester, komposter, takakura, biopori dan bank sampah. Pada penelitian ini dipilih 3 (tiga) lokasi yaitu Kelurahan Sukarasa RW 1, Kelurahan Sukaasih RW 5, dan Kelurahan Derwati RW 9 berdasarkan hasi lobservasi yang mana tiga lokas iini yang masih melakukan aktfitas 3R di sumber. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pengurangan sampah dengan pengelolaan sampah 3R yang ada di sumber. Metode yang dilakukan yaitu menentukan jumlah timbulan, komposisi, dan karakteristik sampah serta kuesioner mengenai peran masyarakat terhadap pengelolaan sampah 3R yang ada. Untuk mengetahui potensi pengurangan sampah, maka dihitung kapasitas pengolahan sampah yang bisa dilakukan oleh sarana pengelolaan sampah 3R yang masih berfungsi di tiap lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, potensi pengurangan sampah yang bisa dilakukan di tiga (3) lokasi tersebut adalah ; Sukarasa RW 1 sebesar ; 4,8 %, Sukaasih RW 5 sebesar ; 31,74%, dan Derwati RW 9 sebesar ; 87,71%. Agar tercapainya pengurangan sampah sesuai dengan potensi yang dimiliki tiap lokasi, perlu adanya peran masyarakat dalam melaksanakan program pengelolaan sampah 3R di sumber.