// <![CDATA[USULAN ELIMINASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI BLADDERLESS CUFF MENGGUNAKAN METODE WASTE ASSESSMENT MODEL (WAM) DAN VALUE STREAM MAPPING DI PT SUGIH INSTRUMENDO ABADI]]> SHANTY AGNIA NURRAHMAH /13-2013-097 Penulis Emsosfi Zaini, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1
PT Sugih Instrumendo Abadi berdiri sejak tahun 1990 adalah perusahaan yang berkecimpung di dunia kesehatan dengan memproduksi Sphygmomanometer (tensimeter) jenis Bladderless Cuff. Dalam melakukan produksi banyak faktor yang mempengaruhi hasil produksi suatu perusahaan. Diantaranya yaitu terdapat waste pada saat produksi. Dibutuhkan pendekatan untuk menghilangkan waste ini dengan cara bertahap mengurangi pemborosan tersebut secara kontinu. Metode pemecahan yang sesuai dengan masalah ini yaitu pendekatan konsep lean manufacturing. Identifikasi terhadap pemborosan yaitu peta operasi, diagram SIPOC (Supplier, Input, Process, Output, Costumer), dan value stream mapping. Pemborosan juga membutuhkan suatu model yang dapat mempermudah dan menyederhanakan proses pencarian permasalahan waste dan mencari akar permasalahan dari pemborosan tersebut. metode Assessment yang digunakan untuk mencari akar permasalahan pemborosan adalah dengan Waste Assessment Model (WAM) yang terdiri dari Waste Assessment Relationship Matrix (WRM) dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ). Pemborosan yang teridentifikasi yaitu defect (cacat produk), inventory (penyimpanan), dan motion (gerakan operator). Usulan perbaikan yang dilakukan dengan menerapkan metode 5S (seiri, seitton, seiso, seiketsu, shitsuke) di setiap stasiun kerja. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan perbaikan yaitu lead time untuk satu kali produksi bladderless cuff mengalami penurunan yang membutuhkan waktu selama 182,372 menit setelah melakukan usulan perbaikan waktu yang dibutuhkan menjadi 173,538 menit sehingga produktivitas perusahaan meningkat.