SISTEM PEMANTAUAN TEMPERATUR UNTUK PENYIMPANAN PRODUK YANG MEMBUTUHKAN REFRIGERASI
Rantai dingin adalah salah satu jenis rantai suplai di mana di dalam prosesnya bertujuan
untuk menjaga temperatur agar produk tetap terjaga selama proses distribusi pada
rangkaian rantai suplai. Pengendalian dan pemantauan produk selama penyimpanan
diperlukan untuk menjaga kualitas. Permasalahan yang terjadi adalah pemantauan harus
dilakukan secara terus menerus pada saat proses penyimpanan dan pengiriman selain itu data
temperatur harus tercatat secara otomatis dimana temperatur harus terjaga dalam kondisi dingin.
Jika suhu melebihi batas maka produk akan mengalami penurunan kualitas, sehingga
menyebabkan waktu kadaluarsa lebih cepat. Penelitian ini merancan sistem otomasi untuk
melakukan pemantauan temperatur pada proses penyimpanan dan pengiriman produk.
IDEF0 digunakan untuk mendefinisikan permintaan atau requirement dan membuat
spesifikasi fungsi, dan kemudian digunakan untuk merancang dan implementasi desain
yang sesuai dengan kebutuhan. sehingga tercipta sistem pemantauwan temperatur
secara otomatis yang dapat diakses secara online. Sistem diuji dengan dua skenario
yaitu skenario pertama adalah perusahaan mendapatkan pemesanan produk dari tiga
konsumen dalam waktu bersamaan. konsumen pertama dan kedua dikirim dengan
menggunakan fasilitas perusahaan sedangkan konsumen ketiga dikirim melalui pihak
ketiga. Skenario ke dua adalah Ketika proses pengiriman mengalami kemacetan dan
temperatur melebihi batas.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).SISTEM PEMANTAUAN TEMPERATUR UNTUK PENYIMPANAN PRODUK YANG MEMBUTUHKAN REFRIGERASI ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.SISTEM PEMANTAUAN TEMPERATUR UNTUK PENYIMPANAN PRODUK YANG MEMBUTUHKAN REFRIGERASI ().Teknik Industri:FTI,2018.Text
MLA Style
.SISTEM PEMANTAUAN TEMPERATUR UNTUK PENYIMPANAN PRODUK YANG MEMBUTUHKAN REFRIGERASI ().Teknik Industri:FTI,2018.Text
Turabian Style
.SISTEM PEMANTAUAN TEMPERATUR UNTUK PENYIMPANAN PRODUK YANG MEMBUTUHKAN REFRIGERASI ().Teknik Industri:FTI,2018.Text