// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN LEVEL OPTIMAL TERHADAP FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN BOBOT AYAM BROILER MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI]]> Ir. Yanti Helianty, MT. Dosen Pembimbing 1 Agitha Firdaus J./ 13-2014-215 Penulis
Kebutuhan pangan merupakan asupan yang menunjang dalam kehidupan sehari-hari, salah satu asupan pangan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah ayam. Ayam pejantan dan ayam kampung memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan ayam broiler. Ayam broiler juga mudah untuk didapatkan di manapun, seperti di pasar dan supermarket dengan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan jenis ayam yang lain, maka dari itu tingkat peminat ayam broiler sangat tinggi. CV Berkah adalah salah satu peternakan ayam broiler. CV Berkah saat ini mengalami masalah yaitu bobot ayam yang tidak optimum. Menurut Nadzir (2015) Kapasitas optimum ayam didalam kandang adalah 8-12ekor/m2. Kondisi kapasitas ayam didalam kandang saat ini di CV Berkah sudah sesuai dengan penelitan Nadzir, namun dengan kondisi saat ini bobot ayam yang dihasilkan belum mencapai bobot optimum. Maka diperlukan penelitian kembali mengenai faktor mental yang mempengaruhi pertumbuhan bobot ayam yaitu luas kandang, jumlah ayam didalam kandang dan jadwal penambahan sekam. Sehingga didapatkan level optimal terhadap faktor yang mempengaruhi bobot ayam broiler yaitu kapasitas optimum ayam didalam kandang yaitu 4-7ekor/m2 dan jadwal penambahan sekam 2hari 1x.