// <![CDATA[PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI PRODUK BALLAST TIPE A-1 MENGGUNAKAN LEAN MANUFACTURING DI PT NIKKATSU ELECTRIC WORKS BANDUNG]]> Abu Bakar, Ir., M.M. Dosen Pembimbing 1 Rudi Setiadi /13-2014-161 Penulis
PT Nikkatsu Electric Works merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur berupa pembuat komponen-komponen listrik seperti trafo, lampu hemat energi, dan beberapa komponen penunjang alat-alat elektronik lainnya. Pada bagian produksi terdapat 3 departemen yaitu departemen fabrikasi, departemen ballast, dan departemen transformers. Produk yang dibuat oleh departemen ballast adalah produk ballast dengan tipe SA-1, A-1, SB-1, dan SB-3 yang berfungsi sebagai pengubah arus listrik. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap produk ballast tipe A-1 terdapat potensial waste atau pemborosan pada lantai produksi departemen ballast. Potensial waste tersebut dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan dengan menerapkan sistem lean manufacturing. Lean adalah suatu upaya berkelanjutan untuk menghilangkan pemborosan (waste) dan meningkatkan nilai tambah (value added) produk (barang atau jasa) agar memberikan nilai kepada pelanggan (costumer value) tujuannya untuk meningkatkan costumer value melalui peningkatan terus-menerus rasio nilai tambah terhadap waste (the value-to-waste ratio). Identifikasi waste dilakukan terhadap aliran proses produksi departemen ballast. Kemudian aliran informasi dipetakan dalam bentuk diagram SIPOC dan value stream mapping of current state. Hasil identifikasi menunjukan pemborosan yang terjadi yaitu tidak efisiennya aktivitas penekukan terminal selama 2,070 menit, lamanya mencari alat bantu hand pallet untuk memindahkan produk jadi atau setengah jadi, serta banyaknya produk cacat yang dihasilkan perusahaan yaitu sebanyak 3-7% dalam satu siklus pembuatan 30 unit produk ballast tipe A-1. Seluruh waste kemudian diidentifikasi menggunakan metode 5W-1H dan dicari akar penyebab masalahnya menggunakan metode 5Why. Usulan perbaikan untuk aktivitas penekukan terminal adalah dengan menggunakan alat bantu yang dapat meminimasi ekonomi gerakan. Usulan perbaikan untuk lamanya mencari alat bantu hand pallet adalah dengan pembuatan tempat penyimpanan hand pallet, serta usulan perbaikan untuk meminimasi produk cacat adalah dengan pembuatan form pengecekan. Seluruh dampak dari usulan perbaikan akan dipetakan dalam value stream mapping of future state untuk menunjukan seberapa besar peningkatan efisiensi dapat dilakukan. Hasil perbaikan menunjukan perubahan waste pada aktivitas value added sebesar 91,61% dan aktivitas non value added sebesar 100%.