// <![CDATA[PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU GRANITE TILE MENGGUNAKAN METODE PROBABILISTIK P DAN Q UNTUK MEMINIMASI BIAYA PERSEDIAAN]]> Drs. R. Hari Adianto, M.T. Dosen Pembimbing 1 TIARA AGUSTINA /13-2014-083 Penulis
PT Asri Pancawarna (Indogress) merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi granite tile. Perusahaan tersebut telah menjadi salah satu perusahaan pengekspor granite tile terbesar di Indonesia. Terdapat banyak tipe granite tile yang diproduksi, salah satunya adalah tipe LB-02FM. Granite tile tipe LB-02FM sendiri terdiri dari berbagai jenis bahan baku seperti feldspard, pasir silika, dolomite dan lain sebagainya. Berdasarkan data yang didapat dari bagian PPIC PT Asri Pancawarna (Indogress), permintaan konsumen terhadap granite tile tipe LB-02FM bersifat fluktuatif. Hal tersebut mengakibatkan kebutuhan bahan baku untuk proses produksi granite tile tipe LB-02FM pun tidak menentu. Terjadinya kekurangan atau kelebihan bahan baku dapat terjadi karena permintaan konsumen yang bersifat fluktuatif tersebut. Oleh karena itu, perusahaan harus mengeluarkan biaya lebih dalam mengatasi terjadinya permasalahan tersebut. Kekurangan atau kelebihan bahan baku tersebut dapat diminimasi dengan dilakukannya pengendalian persediaan. Terdapat beberapa model pengendalian persediaan, diantaranya adalah model Q dan model P. Model Q yaitu dengan menetapkan jumlah pemesanan (lot pemesanan) yang sama setiap kali dilakukan pemesanan dan menghasilkan total biaya persediaan optimal. Sedangkan model P yaitu dengan menetapkan interval waktu pemesanan yang sama setiap kali dilakukan pemesanan akan tetapi jumlah lot pemesanannya berbeda. Interval waktu pemesanan yang tetap berdasarkan model P dapat menghasilkan total biaya yang optimal. Dari hasil perhitungan di Tugas Akhir ini, total biaya optimal di PT Asri Pancawarna dengan menggunakan model Q untuk bahan baku Feldspard Lampung LK yaitu sebesar Rp13.107.991.310, untuk Feldspard FL-1 yaitu sebesar Rp10.153.778.035, untuk Feldspard Sodium AP-01 Thailand yaitu sebesar Rp9.664.018.974, untuk Feldspard Banjarnegara yaitu sebesar Rp4.078.710.380 dan untuk Pasir Silika yaitu sebesar Rp6.062.849.324.