Detail Cantuman

USULAN JADWAL PERAWATAN MESIN TUFTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORTIONAL HAZARD MODEL DAN TOTAL TIME ON TEST PLOTTING DI PT NOBEL INDUSTRIES

USULAN JADWAL PERAWATAN MESIN TUFTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORTIONAL HAZARD MODEL DAN TOTAL TIME ON TEST PLOTTING DI PT NOBEL INDUSTRIES


Semakin ketatnya persaingan industri saat ini mengakibatkan setiap perusahaan industri diwajibkan untuk meningkatkan kualitas produk yang dibuat. salah satu aspek yang dapat mempengaruhi kualitas dari produk adalah mesin yang digunakan dalam proses produksi. PT Nobel Industries merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi benang dan karpet. dimana dalam proses produksinya terdapat berbagai mesin yang digunakan untuk menunjang proses produksinya seperti mesin tufting, mesin printing, mesin dyeing, dan mesin shearing. mesin tufting merupakan mesin utama dalam proses pengerjaan produk karpet
dimana mesin tufting digunakan untuk menganyam bahan baku primery backing. dimana hasil dari proses ini berupa soft carpet yang digunakan sebagai bagian teratas pada karpet. Kerusakan yang terjadi pada mesin tufting dapat mengakibatkan berhentinya alur produksi yang dilakukan oleh perusahaan. Tindakan perawatan yang dilakukan oleh perusahaan hanya berupa tindakan corrective maintenance dimana tindakan perawatan ini dilakukan ketika mesin mengalami kerusakan, berdasarkan sistem kebijakan perawatan ini perusahaan membutuhkan penjadwalan perawatan untuk mesin tufting sehingga mesin akan dapat terus bekerja optimal dan mesin dapat terus menghasilkan kualitas produk yang baik. Dilihat dari masalah tersebut, metode yang sesuai untuk menyelesaikan permaslahan ini adalah menggunakan proportional hazard model dan time on test plotting dimana metode proportional hazard model bukan hanya menghasilkan jadwal perawatan tetapi juga dapat mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kerusakan pada mesin. Berdasarkan hasil dari penelitian tugas akhir ini usulan penjadwalan perawatan komponen needle adalah 34 hari sekali, untuk komponen looper 33 hari sekali dan komponen reedfinger 37 hari sekali. Sedangkan untuk ongkos perawatan perhari komponen needle adalah sebesar Rp.20.476,untuk komponen looper sebesar Rp.22.931 dan untuk komponen reedfinger Rp.8.750. Dapat disimpulkan usulan jadwal perawatan ini lebih baik jadwal perawatan mesin akan lebih teratur dan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan akan lebih murah dibanding dengan tindakan perawatan yang sudah ada.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Ganang Aji Sumarmo /13-2014-214 - Personal Name
Dr.Ir Kusmaningrum, MT. - Personal Name
No. Panggil 2306TI/19
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2019
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2019).USULAN JADWAL PERAWATAN MESIN TUFTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORTIONAL HAZARD MODEL DAN TOTAL TIME ON TEST PLOTTING DI PT NOBEL INDUSTRIES().Teknik Industri:FTI

.USULAN JADWAL PERAWATAN MESIN TUFTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORTIONAL HAZARD MODEL DAN TOTAL TIME ON TEST PLOTTING DI PT NOBEL INDUSTRIES().Teknik Industri:FTI,2019.Text

.USULAN JADWAL PERAWATAN MESIN TUFTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORTIONAL HAZARD MODEL DAN TOTAL TIME ON TEST PLOTTING DI PT NOBEL INDUSTRIES().Teknik Industri:FTI,2019.Text

.USULAN JADWAL PERAWATAN MESIN TUFTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORTIONAL HAZARD MODEL DAN TOTAL TIME ON TEST PLOTTING DI PT NOBEL INDUSTRIES().Teknik Industri:FTI,2019.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id