// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS KULIT SINTETIS MENGGUNAKAN FAILURE MODE EFFECT AND ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS]]> Helmi Miftah Fauzi /13-2014-025 Penulis Fifi Herni Mustofa ST., MT Dosen Pembimbing 1
perbaikan kualitas produk kulit sintetis. Dalam setiap produksi di PT X mengalami cacat 3% sampai dengan 10% untuk setiap produksinya. Jenis-jenis cacat yang terjadi di PT X yaitu cacat garis coating, belang printing, bolong embose, bintik karena DOP, over foaming, coating tipis, dan bolong-bolong coating. PT X telah melakukan pengendalian atau perbaikan, namun pengendalian kualitas atau perbaikan yang dilakukan belum bisa mengurangi jumlah cacat yang terjadi di perusahaan. Tahap-tahap yang dilakukan dengan menggunakan metode (FMEA) yaitu mengidentifikasi failure mode, identifikasi effect of failure, identifikasi cause effect, menetapkan nilai severity rating, nilai occurance rating, menentukan current control, nilai detection, dan menghitung Risk Priority Number (RPN). Setelah didapat nilai RPN dari metode (FMEA) kemudian melakukan analisis dengan menggunakan metode (FTA) merupakan metode analisis dari pohon kesalahan untuk mengidentifikasi resiko suatu kegagalan. Masalah yang terjadi akan diberikan usulan perbaikan dan pengendalian yang bisa diterapkan diperusahaan demi mengurangi cacat yang terjadi diperusahaan.