// <![CDATA[ANALISIS UPAYA PENINGKATAN LAYANAN SITUS BELANJA ONLINE LAZADA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRAND EQUITY]]> Abu Bakar, Ir., MM Dosen Pembimbing 2 Yoanita Yuniati, ST., S.Psi., MT Dosen Pembimbing 1 FIKY ALFAHMI/132009120 Penulis
Persaingan e-commerce pada merek-merek situs jual online semakin ketat dengan jumlah merek dari jasa penyedia layanan jual beli online semakin bertambah banyak hingga saat ini. Jika tidak berbenah maka pesaing akan dengan mudah mengungguli untuk menjadi merek yang paling diminati konsumen. Kekuatan merek diperlukan untuk mempertahankan atau menambah jumlah konsumen. Sejak kuartal 1 awal tahun 2018 Lazada mengalami penurunan jumlah visitor dan penurunan peringkat pada situs jual beli online yang paling banyak dikunjungi. Jika pada tahun 2017 menempati urutan pertama maka tahun 2018 kuartal 3 berada pada posisi 4. Kekuatan merek dapat diukur menggunakan metode Brand Equity yang dikembangkan oleh Aaker dengan perhitungan elemen-elemen yang terdapat didalamnya. Terdapat 4 elemen yang bisa dihitung untuk kemudian dianalisis, elemen pertama adalah Brand Awareness yaitu menghitung sejauh mana konsumen dapat mengingat suatu merek, lalu ada Perceived Quality yaitu mencerminkan persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas/keunggulan suatu produk atau jasa layanan berkenaan dengan maksud yang diharapkan, kemudian ada Brand Associations yaitu mencerminan pencitraan suatu merek terhadap suatu kesan tertentu terhadap merek, dan yang terakhir adalah Brand Loyalty, yaitu mencerminkan tingkat keterikatan konsumen dengan suatu merek produk. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan ukuran sampel dihitung dengan rumus Bernoulli yang dibulatkan menjadi 100 sampel, sedangkan sampel yang diambil adalah konsumen pengguna Lazada yang berumur 19-34 tahun. Hasil dari penelitian ini adalah Lazada tidak menjadi Top of Mind, Perceived Quality Lazada sudah mencapai level puas pada Importance Performance, dari 14 asosiasi terbentuk 9 asosiasi, dan konsumen Lazada belum mencapai tingkatan Committed Buyer yaitu masih pada tingkatan Satisfied Buyer.