// <![CDATA[PERANCANGAN INTERIOR PUSAT KRIYA TEKSTIL INDONESIA DI BANDUNG]]> CANDELLA SARDJITO / 31.2005.031 Dosen Pembimbing 1 Boyke Arief TF, Drs Detty Fitriany, S.Sn, MT
Sejak dahulu kala, seni kriya sudah dikenal dengan baik di seluruh pelosok Indonesia. Seni kriya adalah kegiatan seni yang menitik-beratkan kepada keterampilan tangan dan fungsi untuk mengolah bahan baku yang sering ditemukan di lingkungan menjadi benda-benda yang selain bernilai pakai juga bernilai estetis. Istilah seni kriya sering diidentikkan dengan seni kerajinan tangan, meskipun sedikit berbeda pada proses pelaksanaan dan jenisnya. Seni kriya bisa terlihat hampir di seluruh pelosok Indonesia, walaupun tidak semua mengetahui dan mendapatkan pengajaran tentang seni kriya secara keseluruhan. Seni kriya terbagi atas empat jenis, yaitu kriya tekstil, kriya kayu, kriya keramik dan kriya rotan. Seni kriya sudah memiliki peminat yang banyak sejak jaman dahulu, khususnya kriya tekstil. Karya kriya tekstil yang merupakan campuran antara desain fashion modern dengan keterampilan tangan sangat dihargai mahal. Tidak jarang hasil karya para pengrajin tekstil ini dinilai dengan ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Perkembangan kriya tekstil di Indonesia sudah semakin pesat, terbukti dengan banyaknya sentra industri tekstil yang tersebar tidak hanya di kota-kota besar saja, tetapi juga merambah ke daerah, tersebar hingga pulau-pulau lain di Indonesia, seperti pulau Sumatera, Kalimantan hingga Nusa Tenggara. Seni kriya tekstil ini terkait juga dengan mode serta perkembangan jaman. Jadi seni kriya tekstil ini merupakan gabungan dan perpaduan antara kerajinan dan keterampilan tangan dengan dunia fashion dan mode.