EKSPERIMEN SISTEM OTOMASI BIODIGESTER
Biogas adalah jenis bahan bakar alternatif, Pemanfaatan biogas yang kurang optimal di Indonesia salah satunya disebabkan oleh masih banyaknya gas polutan yang terkandung di dalam biogas rumah tangga. Seiring dengan perkembangan teknologi, metode yang dapat membuat sistem menjadi lebih optimal yaitu dengan adanya sistem pemantauan serta pengendalian biogas secara otomatis pada biodigester.
Awal mula proses pembuatan biogas secara manual dilakukan secara sederhana, diawali dengan pengumpulan bahan baku utama yang digunakan adalah kotoran sapi dan beberapa sampah organik untuk diolah, bahan baku yang sudah terkumpul selanjutnya dicampur oleh air dengan perbandingan 1:2, hasil campuran akan dimasukan kedalam penampungan digester dengan perbandingan 2/3 skala volume campuran. Proses pembentukan biogas akan dihasilkan dalam jangka waktu 10-30 hari. Hasil produksi biogas akan ditampung kedalam penampungan biogas atau dapat di gunakan langsung oleh konsumen untuk kebutuhan bahan bakar pada kompor. Setelah dilakukan penelitian dari tahap merancang, membuat prototype dan melakukan ujicoba, Sistem otomasi digester biogas bisa dibuat dengan menggunakan Hardwire Relay. Setelah dilakukan uji coba mesin digester biogas dapat mempercepat produksi biogas dari 20 hari mencapai 10 hari proses metanogenesis, dengan cara menggunakan suhu termofilik. Suhu mesofilik dalam proses metanogenesis mencapai 20 hari untuk menjadi biogas sedangkan termofilik mencapai 10 hari untuk menjadi biogas.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).EKSPERIMEN SISTEM OTOMASI BIODIGESTER ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.EKSPERIMEN SISTEM OTOMASI BIODIGESTER ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
MLA Style
.EKSPERIMEN SISTEM OTOMASI BIODIGESTER ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
Turabian Style
.EKSPERIMEN SISTEM OTOMASI BIODIGESTER ().Teknik Industri:FTI,2019.Text