// <![CDATA[IMPLEMENTASI LEAN HEALTHCARE PADA RUMAH SAKIT AL ISLAM BANDUNG UNTUK MENGIDENTIFIKASI DAN MEMINIMASI WASTE DI INSTALASI RAWAT JALAN]]> Berliana Annisa Dery /3-2014-163 Penulis Ir. Lisye Fitria, M.T., Dosen Pembimbing 1
Waktu tunggu yang terjadi pada pelayanan pasien di poliklinik instalasi rawat jalan Rumah Sakit Al Islam Bandung terindikasi memiliki aktivitas yang tergolong pemborosan (waste). Penerapan lean healthcare merupakan salah satu cara untuk mengidentifikasi dan meminimasi pemborosan yang terjadi selama pelayanan. Tahapan penelitian ini adalah uji keseragaman dan kecukupan data, current state mapping, value assesment, identifikasi 8 kategori pemborosan, dan penentuan pemborosan kritis dengan diagram pareto. Failure Modes and Effects Analysis digunakan untuk mengidentifikasi dan memberikan prioritas kegagalan. Perancangan usulan perbaikan disusun berdasarkan prioritas kegagalan dan direkapitulasi kedalam tiga periode yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori pemborosan waiting merupakan pemborosan kritis. Usulan perbaikan yang dilakukan dapat mengurangi waktu tunggu pada pelayanan pasien umum sebesar 65,438%, pada pelayanan pasien BPJS Kesehatan sebesar 70,632%, dan pada pelayanan pasien kontraktor sebesar 70,921%.