// <![CDATA[USULAN RUTE PENDISTRIBUSIAN GAS ELPIJI 3 KG MENGGUNAKAN METODE CLARKE & WRIGHT, SEQUENTIAL INSERTION DAN BRANCH AND BOUND DI PT SURYA BUANA PUTRA]]> Arif Imran, S.Si., M.T., Ph.D Dosen Pembimbing 1 0424129201 - Handi Koswara S.Si., M.T. Dosen Pembimbing 2 Rizqi Fathurrahman/13-2014-212 Penulis
PT Surya Buana Putra merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pendistribusian gas elpiji. Distribusi yang dilakukan PT Surya Buana Putra mencakup daerahdaerah di Kota Bandung. Setiap konsumen memiliki jumlah permintaan yang berbeda sehingga perusahaan harus mempunyai strategi dalam pendistribusian produknya. Terkait dengan pemenuhan permintaan para konsumen, PT Surya Buana Putra harus menentukan cara yang terbaik untuk melakukan pendistribusian tersebut. Salah satunya adalah penentuan rute pendistribusian yang dilakukan oleh kendaraan angkut. Saat ini, perusahaan belum melakukan pemilihan terhadap rute pendistribusian dan masih berdasarkan pengalaman atau pengetahuan pengemudi mobil angkut. Perusahaan juga memiliki keterbatas kapasitas kendaraan dan jumlah kendaraan dalam setiap pendistribusiannya. Selain itu, kendaraan yang digunakan juga harus melakukan pengambilan produk pada tiap konsumen. Masalah penentuan rute transportasi merupakan salah satu cara dalam perencanaan pendistribusian. Permasalahan tersebut menyangkut bagaimana membuat urutan konsumen yang akan dikunjungi dengan berawal dan berakhir di pabrik atau perusahaan. Kondisi ini dapat dikategorikan ke dalam Vehicle Routing Problem (VRP), dimana kendaraan memiliki beberapa rute dalam satu tur pada pendistribusian produk ke pelanggan. Vehicle Routing Problem (VRP) merupakan suatu permasalahan penentuan rute distribusi yang berpusat dari satu depot dengan melibat kendaraan sebagai alat pengangkut barang untuk pengiriman ke berbagai pelanggan. Berdasarkan kondisi yang terjadi, maka permasalahan tersebut dapat dikategorikan ke dalam VRP dengan jenis Multiple Trips, Pick Up and Delivery, dan Fixed Fleet of Vehicle. Berdasarkan masalah yang terjadi, metode yang dapat digunakan adalah algoritma Clarke & Wright yang dapat menentukan rute berdasarkan penghematan jarak terbesar dari setiap konsumen dalam proses pendistribusian. Selain itu, terdapat metode Sequential Insertion yang melakukan penentuan rute berdasarkan waktu penyelesaian terkecil. Tujuan algoritma ini adalah penghematan waktu dalam proses pendistribusian. Selanjutnya, terdapat metode optimasi Branch and Bound yang dapat menentukan rute optimal berdasarkan rute yang sudah ada dengan meminimumkan jarak pendistribusian.