// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KONDISI KERJA PERAWAT BERDASARKAN TINGKAT STRESS SECARA OBJEKTIF DAN SUBJEKTIF DI RUANG RAWAT INAP MULTAZAM II]]> Arie Desrianty, S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 Winda Bandawati/13–2014-260 Penulis
Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung (RSMB) merupakan salah satu perusahaan jasa yang bergerak pada pelayanan kesehatan dan merupakan salah satu rumah sakit rujukan dikota Bandung. RSMB diharapkan dapat terus mengembangkan kapasitas dan mutu layanan yang dimiliki. Salah satu hal yang penting adalah kualitas pelayanan. Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak bisa lepas dari upaya peningkatan mutu keperawatan. Oleh sebab itu perawat sebagai tim pelayanan kesehatan yang terbesar dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Perawat adalah orang yang bertanggung jawab mengontrol pasien setiap hari dan menghadapi banyak faktor yang dapat menyebabkan meningkatnya beban kerja mental. Jika perawat memiliki tuntutan pekerjaan melebihi batas kemampuannya maka akan menimbulkan stress. Eefek stress ini bisa dilihat dari performansi kerja yang berakibat pada resiko kerja. Stress yang dialami perawat berbeda- beda setiap shiftnya, oleh karena itu perlu diketahui tingkat stress yang dialami perawat setiap shiftnya serta mengetahui faktor pemicu stress yang dialami. Stress kerja diukur secara objektif dan subjektif. Pengukuran stress secara objektif diukur melalui denyut jantung. Penukuran stress secara subjektif diukur menggunakan NIOSH Generic Job Stress Quesionnaire. Hasil dari pengukuran tingkat stress berbeda- beda begitupun dengan pemicu stress setiap shiftnya. Oleh karena itu rumah sakit disarankan untuk melakukan evaluasi secara mendalam serta mengadakan program manajemen stress yang baik agar menghasilkan dampak yang baik dalam kinerja perawat.