// <![CDATA[KIARACONDONG CITY TRANSIT]]> Ronald Arachim Azwar/21.2003.124 Penulis I.P Thomas Bru Brunner. Ir., M.M. Dosen Pembimbing 1 Ardhiana Muhsin.S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Perkembangan suatu negara selalu berbanding lurus dengan kebutuhan masyarakat akan moda transportasi. Indonesia merupakan negara yang kian hari semakin berkembang. Hal ini tentu saja diiringi dengan meningkatnya kebutuhan dan permintaan dari masyarakat akan moda transportasi yang memadai. Merupakan tugas pemerintah untuk memenuhi dan meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan dari moda transportasi umum. Kereta api merupakan salah satu alternatif moda transportasi masal yang diminati masyarakat. Hal ini mungkin disebabkan oleh karena biayanya yang terjangkau serta moda ini tidak perlu mengalami kemacetan seperti moda transportasi darat lainnya, oleh karena itu perlu meningkatkan pelayanan, sarana dan prasarana yang menunjang transportasi ini. Bandung merupakan salah satu kota yang merupakan destinasi wisata maupun belanja. Stasiun kereta api merupakan salah satu gerbang datangnya wisatawan menuju kota Bandung. Ada dua stasiun kereta api yang melayani kota bandung yaitu stasiun kota Bandung dan stasiun Kiaracondong. Untuk stasiun kota sudah memiliki sarana dan prasarana yang lebih memadai dibandingkan dengan stasiun kereta api kiara condong. Permasalahan yang terjadi di Kiaracondong ini antara lain adalah belum memberikan kenyamanan yang memadai untuk penumpangnya melakukan perpindahan antar moda, akan dibangunnya suatu sarana hiburan berupa themepark. Sehingga dalam perencanaan ulang stasiun kiara condong ini akan diterapkan tema transit friendly dan jugapenambahan fasilitas berupa hotel transit yang diharapkan dapat memberikan dampak yang baik bagi stasiun, wilayah Kiaracondong maupun kota Bandung kedepannya.