// <![CDATA[LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK KHUSUS PUTRI CIWIDEY “SUNSHINE HOUSE”]]> Ir. Udjianto Pawitro, M.S.P. Dosen Pembimbing 2 Eka Virdianti, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Karima Nurul Fikri/21-2013-054 Penulis
Panti asuhan atau LKSA dibangun sebagai upaya pemerintah dan non pemerintah guna memenuhi kebutuhan anak – anak, seperti anak terlantar, yatim, piatu dan yatim piatu. Anakanak perlu mendapatkan hak-haknya secara normal, terutama pada anak perempuan yang pada kenyataannya kekerasan banyak terjadi pada kaum perempuan. Hal yang harus diperhatikan dalam membangun rumah asuh salah satunya adalah aspek kenyamanan visual. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh adalah pemanfaatan cahaya matahari sebagai alternatif pencahayaan alami pada bangunan. Sinar matahari yang masuk menciptakan suasana yang lebih hidup, ceria dan bersemangat. Hal ini dapat terlaksana, jika pemanfaatan cahaya matahari diaplikasikan pada bangunan, seperti halnya penggunaan roof window pada bangunan. Kajian penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan roof window pada bangunan sebagai alternatif pencahayaan alami, melalui pengamatan bangunan pada siang hari yang mengacu pada bukaan atap bangunan saat cahaya matahari masuk kedalam bangunan. Objek studi yang diangkat sebagai kajian adalah bangunan LKSA Khusus Putri yang berlokasi di Ciwidey, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode experimental dengan menggunakan simulasi software ecotect. Pengukuran dilakukan pada siang hari dibulan april, dan hasil simulasi dan pengukuran menunjukkan cahaya alami yang didistribusikan secara horizontal dapat mengkontribusikan cahaya alami kebagian dalam rumah asuh seperti koridor unit, sehingga pada siang hari tidak perlu menggunakan lampu untuk peneranganan dan cahaya matahari tersebut secara tidak langsung dapat memberikan kesan hangat bagi anak asuh yang tinggal didalamnya.