// <![CDATA[GEDUNG APRESIASI SENI INSTALASI TEKSTIL]]> Ir. Bambang Subekti, M.T. Dosen Pembimbing 1 Rahma Dewi Lestari Gardara/21 2013 203 Penulis Dr. Ir. Dewi. Parliana, M.S.P Dosen Pembimbing 2 Dian Duhita, S.T., M.T Dosen Pembimbing 3
Seni instalasi adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengonstruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Secara fisik seni instalasi memiliki ciri khas yang dibentuk dari gabungan berbagai media yang dirangkai menjadi satu kesatuan yang padu, sehingga akan membentuk kesatuan baru yang memiliki makna tertentu. Di Indonesia seni instalasi belum sepopuler cabang-cabang seni lainnya. Masih banyak masyarakat yang bingung memahami seni instalasi dan kurang bisa menikmatinya, apalagi menangkap makna yang ada dalam karya tersebut. Namun kini bisa kita lihat jika seni instalasi mulai banyak digandrungi seniman muda bahkan telah ramai ;menghiasi area publik di seluruh dunia. Tidak adanya ruang khusus untuk memamerkan karya seni instalasi menjadi salah satu kendala seni tersebut belum terlalu berkembang di Indonesia. Perencanaan Gedung Apresiasi Seni Instalasi Tekstil di Pantai Indah Kapuk adalah salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan para seniman dan juga masyarakat umum dan pencinta seni di Indonesia terutama seni instalasi. Tema besar yang menjadi landasan perencanaan dan perancangan Gedung Apresiasi Seni Instalasi Tekstil ini adalah Metafora Intangible: Kain. Dalam hal perencanaan dan perancangan bangunan ini mengambil sifat-sifat dari sebuah kain untuk diterapkan pada eksterior bangunan dan interior bangunan juga penggunaan material modern yaitu alumunium sebagai material untuk fasad bangunan. Hal tersebut didasari oleh aspek fungsi yaitu gedung apresiasi seni instalasi tekstil. Dengan penerapan tema tersebut diharapkan dapat menciptakan bangunan yang mampu memberikan kenyamanan visual dengan menerapkan sifat-sifat kain ke dalam bangunan gedung apresiasi seni instalasi tekstil.