// <![CDATA[PENGARUH TAWAS TERHADAP KECEPATAN REAKSI HIDRASI PADA CAMPURAN BETON]]> Priyanto Saelan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 2 Aswandy, Ir.,M.T Dosen Pembimbing 1 Sonny Rifai Sudarman/22-1998-161 Penulis
Studi eksperimental ini untuk melihat pengaruh tawas terhadap kecepatan reaksi hidrasi pada campuran beton, variasi penambahan tawas 4%, 6%, dan 8% 1r,--dari berat semen. dimana setiap variasi dibuat 3 buah benda uji yang kemudian diambil nilai kuat tekan rata-rata. Benda uji berupa silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm yang diuji pada umur 28 harim 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Kekuatan beton dihasilkan dari proses hidrasi. Semakin cepat proses reaksi hidrasi, maka semakin cepat pula kuat tekan campuran beton tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Dengan penambahan tawas ini reaksi hidrasi dan lebih cepat tercapai. Kuat tekan beton yang ditambahn tawas 4% pada umur 28 hari mendekati kuat tekan beton 1 tahun tanpa tawas, ini menunjukan terjadinya peningkatan kecepatan reaksi hidrasi. Kuat tekan beton yang ditambah tawas 4% pada umur 28 hari yaitu 39.07 MPa, sedangkan untuk penambahan 6% dan 8% masing-masing sebesar 38.64 MPa dan 38.43 MPa. Dari hasil pcnelitian ini dapat dilihat bahwa komposisi yang paling optimal yaitu komposisi 4%.