// <![CDATA[STASIUN KIARAND BANDUNG]]> PRIMA AYU SUGAMA / 21-2016-225 Penulis Dr. Ir. Dewi Parliana., M.S.P Dosen Pembimbing 1 Ir. Theresia Pynkyawati., M.T. Dosen Pembimbing 2
Layanan kereta api merupakan suatu moda transportasi andalan di pulau Jawa yang mana sudah berdiri sejak lama dari jaman penjajahan Belanda. Namun seiring perkembangan jaman, tidak semua stasiun khususnya di kota besar dilengkapi dengan fasilitas memadai. Stasiun Kiarand Bandung yang sebelumnya bernama Stasiun Kereta Api Kiaracondong merupakan stasiun terbesar kedua di kota Bandung, dengan ruangan tunggu yang terbatas, parkiran gersang, dan terletak di kawasan padat penduduk sehingga memerlukan desain yang berbeda, supaya Stasiun Kiarand menjadi ikon di Kawasan Kiaracondong. Tema ini diambil agar dalam perancangan Stasiun Kereta Api ini mengangkat rasa kontras antara bangunan sekitar, guna mencari ciri khas untuk daerah lokasi tapak. Akan tetapi, antara bangunan dan manusia akan menjadi satu komposisi yang saling berhubungan tanpa melupakan aspek kenyamanan. Bertemakan Arsitektur Ikonik dengan tujuan merubah wajah kawasan Kiaracondong secara penuh untuk mengikuti langkah kota Bandung yang akan menjadi kota pariwisata dengan fasilitas lengkap dan modern.