// <![CDATA[PERANCANGAN MEDIA BOARD GAME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERASI MUDA JAWA DALAM MENGGUNAKAN BAHASA KRAMA INGGIL]]> Mohammad Ivan Krisnawan / 33-2014-020 Penulis 0426097405 - Sri Retnoningsih, S.Sn., M.Ds. Dosen Pembimbing 1
Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan oleh masyarakat suku jawa tepatnya di provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Lampung, dan beberapa daerah transmigrasi di Indonesia. Bahasa Jawa juga tersebar hingga luar Negara Indonesia, seperti Suriname, Belanda, New Caledonia, dan Pantai Barat Johor. Bahasa Jawa memiliki sekitar 84 juta penutur dan berada pada urutan ke-11 dengan jumlah penutur terbanyak dari 6.703 bahasa di dunia. Bahasa Jawa memiliki strata bahasa yang harus diperhatikan dalam berbicara. Strata tersebut dibagi menjadi 3, yaitu Ngoko, Madya, dan Krama. Krama merupakan bahasa Jawa dengan tingkat kehalusan tertinggi yang seharusnya digunakan kepada orang-orang yang lebih tua usianya serta adanya perbedaan derajat tingkat sosial sebagai tanda menghormati. Dengan menggunakan bahasa Krama ini, dapat mencerminkan tata krama dan dapat membentuk pribadi yang sopan dalam berbicara. Namun, di era moderen seperti ini, masyarakat khususnya anak-anak muda tidak bisa atau bahkan enggan menggunakan bahasa krama inggil, atau hanya sekedar menggunakan kata enggeh (iya) saja. Bahkan sering terdengar kalau anak-anak malah menggunakan bahasa jawa kasar (ngoko) atau bahasa Indonesia kepada orang yang lebih tua darinya. Hal ini merupakan hal sepele tetapi dapat melunturkan generasi muda jawa dalam menggunakan bahasa Krama Inggil dan lawan bicara yang lebih tua pun merasa kurang dihormati.