// <![CDATA[STUDI KINERJA CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN PENAMBAHAN FlBER ( SERAT )]]> Herman., Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 Rani Purnamasari/22-1998-095 Penulis
Dengan adanya peningkatan kebutuhan akan jalan, maka perlu dikembangkan penggunaan jenis material lain untuk meningkatkan kinerja konstruksi perkerasan jalan. Salah satunya adalah dengan menggunakan fiber glass karena serat ini memiliki kekuatan tarik yang sangat tinggi. Penelitian dilakukan berdasarkan prosedur yang disyaratkan AASHTO. Penelitian menggunakan agregat bergradasi V dan aspal penetrasi 60. Untuk mendapatkan kadar aspal optimum, dicoba dengan menggunakan kadar aspal 5.0%, 5.5%, 6.0%, 6.5%, dan 7.0% terhadap berat total campuran. Setiap kadar aspal dibuat 3 buah benda uji. Dari hasil pengujian diperoleh kadar aspal optimum sebesar 6.9%. kemudian menggunakan kadar fiber glass sebesar 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8% terhadap berat filler. Setiap kadar fiber dibuat 3 buah benda uji. Berdasarkan hasil uji statistic dapat disimpulkan bahwa penggunaan fiber sebagai pengganti sebagian filler memberikan pengaruh yang berarti pada flow sehingga terjadi kenaikan. Sedangkan untuk stabilitas, VIM, dan VFB tidak memberikan pengaruh yang berarti.