<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8388">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STABILITAS BLOK BETON BERBENTUK BALOK BERGIGI SEBAGAI UNIT ARMOR PELINDUNG PANTAI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Yati Muliati, MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. Syamsudin, Dipl., HE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abnisa Dania Putri/22-1999-054</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Umumnya permasalahan yang paling sering terjadi di pantai-pantai Indonesia adalah erosi pantai. Salah satu usaha penanggulangannya adalah membuat suatu pengaman pantai., antara lain revetment tipe rubble mound, yaitu berupa susunan batu kosong atau blok-blok beton dengan kemiringan tertentu. Bahan pelindung luar struktur tipe rubble mound disebut armor. Dalam penelitian ini diperkenalkan blok beton berbentuk balok bergigi sebagai salah satu alternatif bentuk armor. Dari penelitian ini diharapkan dapat memperoleh nilai koefisien kestabilan (Ko) yang cukup tinggi serta tinggi dan koefisien rayapan yang rendah. Dengan nilai Ko yang cukup tinggi maka dapat diperoleh berat armor yang ringan dan dengan nilai tinggi dan koefisien rayapan yang rendah akan mempengaruhi tinggi struktur menjadi rendah pula, sehingga struktur menjadi lebih ekonomis.
Daru percobaan yang telah dilakukan di laboratorium dengan berbagai macam variasi kemiringan talud, kedalaman, tinggi gelombang dan periode gelombang diperoleh nilai Ko blok beton balok bergigi adalah 25 – 34 dengan kondisi gelombang tidak pecah dan nilai koefisien rayapan (r) 0,466 untuk kemiringan 1:2, r = 0,386 untuk kemiringan talud 1:1,5 dan r = 0,342 untuk kemiringan 1:1. Hal tersebut dikarenakan semakin curam kemiringan talud maka air lebih mudah masuk ke dalam celah-celah beton. Tinggi rayapan di laboratorium sesuai dengan teori Batjes, dimana semakin curam kemiringan talud semakin besar tinggi rayapan.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[425SI/04]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[425SI/04]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[425SI/04]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7358" url="" path="/221999062.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[STABILITAS BLOK BETON BERBENTUK BALOK BERGIGI SEBAGAI UNIT ARMOR PELINDUNG PANTAI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8388]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-03-14 11:01:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-03-28 10:24:59]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>