<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8389">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERHITUNGAN TARIF (ARGO) TAKSI DI KOTA BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Elkhasnet, Ir., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wisnu Radityo/22-1998-090</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Bandung, ibu kota Jawa Barat dikenal sebagai kota industry, pariwisata, dan pendidikan, tidak dilengkapi dengan prasaranan dan sarana transportasi yang memadai. Banyak pendatang mengatakan bahwa pelayanan taksi di Kota Bandung sangat tidak baik jika dibandingkan dengan kota-kota besar Indonesia lainnya,karena fasilitas yang tidak menunjang.
Untuk mengoperasikan kendaraan diperlukan sejumlah biaya yang umum disebut dengan biaya operasi kendaraan. Biaya tersebut dapat dibagi atas biaya tetap dimana besarnya tidak tergantung kepada pengoperasiannya dan biaya tidak tetap yang tergantung kepada pengoperasiannya.
Perusahaan taksi dalam mengelola perusahaannya tentu menginginkankeuntungan dari modal yang diinvestasikan, demikian juga halnya dengan penumpang yang menggunakan taksi bersedia membayar tarif sesuai dengan ketetapan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan pelayanan yang diperoleh oleh penumpang.
Dari biaya operasi kendaraan dan jumlah penumpang yang dilayani oleh sopir taksi maka dapat ditentukan tariff atau arga taksi, dan dari penelitian ini dihasilkan tariff minimum sebesar Rp. 3.500,00 dan tariff tambahan sebesar Rp. 1.400,00 tiap kilometernya</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[415SI/03]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[415SI/03]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[415SI/03]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7359" url="" path="/221998090.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERHITUNGAN TARIF (ARGO) TAKSI DI KOTA BANDUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8389]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-03-14 11:12:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-03-27 16:39:56]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>