// <![CDATA[TINJAUAN TERHADAP PARAMETER MARSHALL CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL BETON (LATASTON) BERDASARKAN SPESIFIKASI DEPKIMPRASWIL 2002]]> Ir. Budi Lationo.,M.T Dosen Pembimbing 2 Prof. Ir. H. Djuanda Suraatmadja Dosen Pembimbing 1 Ronny Aldriandi/22-1997-003 Penulis
Dengan adanya peningkatan kebutuhan akan prasarana transportasi maka perlu dilakukan peningkatan mutu perkerasan jalan. Pada tahun 2002 Depkimpraswil telah menerbitkan Spesifikasi LATASTON yang baru, menggantikan Spesifikasi tahun 1983. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan membandingkpn kinerja lapisan tipis perkerasan aspal beton (LATASTON) sesuai Standar Spesifikasi Depkimpraswil 2002, dengan kinerja lapisan tipis perkerasan aspal beton (LATASTON) yang melanggar batas-batas larangan Standar Spesifikasi Depkimpraswil 2002. Penelitian dilakukan dengan menggunakan aspal penetrasi 60, benda uji dibuat dengan menggunakan gradasi yang memenuhi spesifikasi dan kadar aspal acuan = 7 % terhadap berat campuran. Penentuan kadar aspal optimum dilakukan dengan membuat benda uji Marshall dengan kadar aspal 7 %; 7,5%; 8%; 8,5%; 9% terhadap berat campuran masing-masing 3 buah benda uji. Dari hasil pemeriksaan terhadap benda uji yang menggunakan agregat berdasarkan spesifikasi Depkimpraswil 2002 tidak diperoleh kadar aspal optimum,selanjutnya digunakan kadar aspal optimum senilai 8% (Penelitian Vicky Davitian 2003), Sedangkan yang menggunakm gradasi agregat yang melanggar batas-batas larangan Standar Spesifikasi Depkimpraswil 2002 dapat diperoleh kadar aspal optimum senilai 8,2%. Dibuat benda uji dengan menggunakan kadar aspal 8,2 % masing-masing 3 buah benda uji direndam dan 3 buah benda uji tidak diandam. Hasil uji Marshall untuk benda uji dengan kadar aspal optimum dengn ben$a uji direndam dan tidak direndam diperoleh dengan kadar aspal optimum sebesar 8% memenuhi spesifikasi kecuali nilai untuk VIM yang tidak direndam tidak memenuhi spesi si, sltdrngkan hasil uji Marshall untuk benda uji dengan kadar aspal optimum sebesar 8,2% benda uji direndam dan tidak direndam hanya memenuhi spesifikasi stabilitas dan flow, tetapi tidak memenuhi spesifikasi VIM, VMA, dan VFA.