// <![CDATA[PERILAKU MEKANIK BETON YANG MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI AGREGAT MIKRO]]> Ir. Priyanto Saelan.,M.T. Dosen Pembimbing 1 Irfan Prima Aldi, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Angga Prasatia/22-1999-112 Penulis
Tulisan ini mengajukan suatu penelitian mengenai perilaku mekanik Abu Sekam Padi sebagai bahan pengganti agregat mikro dalam campuran beton. Selama ini agregat mikro berfunngsi sebagai filler (pengisi) dalam gradasi agregat dan seringkali diabaikan dalam pelaksanaan campuran beton karena kontribusinya terhadap kekuatan beton relatif kecil, jika agregat mikro diganti dengan abu sekam padi maka perannya sebagai filler diharapkan dapat meningkat menjadi pengikat (binde) tambahan. Campuran abu sekam padi diberikan pada suatu campuran beton dengan kuat tekan secara 30 Mpa, setelah agregat mikro dihilangkan. Perbandingan campuran abu sekam pada dengan ukuran 0,15 mm sebagai agregat mikro adalah 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% dari jumlah agregat mikro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian agregat mikro dengan campuran abu sekam padi menghasilkan kuat tekan arat-rata beton yang belum melebihi dengan kuat tekan beton tanpa penggantian (beton normal) pada saat umur beton 28 hari. Dapat disimpulkan bahwa kehadiran abu sekam padi dengan ukuran <0,15 mm berfungsi sebagai filler dan belum berfungsi sebagai pengikat, hal ini diduga abu sekam padi belum dapat bereaksi dengan Ca (OH) yang dihasilkan dari reaksi semen dan air. Jika ukuran partikelnya lebih besar dari partikel semen.