// <![CDATA[STUDI KINERJA LATASTON HRS-WC MENGGUNAKAN SPEC DEPKIMPRASWIL 2002]]> Silvia Sukirman, Ir. Dosen Pembimbing 1 Arief Wibowo/22-1997-017 Penulis
Dengan adanya peningkatan kebutuhan akan jalan, maka perlu dilakukan penelitian sehingga dihasilkan spesifikasi baru. Salah satunya adalah Spesifikasi Depkimpraswil 2002. Prosedur pelaksanaan di laboratorium berdasarkan yang disyaratkan oleh AASHTO, SNI dan spesifikasi Depkimpraswil 2002. Penelitian dilaksanakan di laoratorium Material Perkerasan Jalan, Institut Teknologi Nasional bandung. Penelitian dilakukan terhadap agregat, aspal penetrasi 60 dan benda uji Marshall untuk mendapatkan kadar aspal optimum dengan menggunakan kadar aspal 7,5%; 8%; 8,5%; 9%; 9,5% masing-masing 3 buah benda uji. Dari hasil pemeriksanaan tidak diperoleh kadar aspal optimum dikarenakan nilai VMA yang tidak memenuhi syarat. Untuk melanjutkan penelitian maka diambil kadar aspal yang sama dengan kadar aspal acuan sebesar 8%. Dari kadar aspal tersebut dibuat lagi benda uji sebanyak 3 buah yang direndam selama 24 jam serta benda uji membal sebanyak 2 buah. Berdasarkan hasil uji Marshall untuk benda uji dengan kadar aspal tersebut diperolej nilai stabilitas, flow, VFA dan VIM yang memenuhi spesifikasi sedangkan nilai VMA tidak memenuhi. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan analisis perbanding dua variabel yaitu data disimpulkan pada benda uji yang direndam selama 24 ham dan berada ujimembal yang mengalami tumbukkan sebayak 400 kali memberi pengaruh pada nilai stabilitas, flow, VIM serta VMA.