// <![CDATA[RENTANG ELASTIS CEMENT TREATED ASPHALT MIXTURE (CTAM) AKIBAT PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PEMBEBANAN]]> R. Anwar Yamin, Ir.,M.T Dosen Pembimbing 2 Herman Ir.,MT Dosen Pembimbing 1 Wiwit Fitriani/22-2000-055 Penulis
Cement Treated Asphalt Mixture (CTAM) adalah perkerasan komposit yang merupakan kombinasi beton aspal bergradasi terbuka dengan beton semen membentuk lapisan yang unik dengan sifat diantara fleksibel dan kaku. Penelitian ini betujuan untuk menentukan rentang elastis CTAM, temperature dan waktu pembebanan yang akan digunakan pada pengujian modulus kekakuan campuran beraspal di Indonesia. Dari analitis terhadap kondisi temperature bulanan rata-rata di Indonesia diperoleh temperature udara minimum dan maksimum terbobot yang terjadi di Indonesia adalah 22.50C dan 31.40C. temperature lapisan perkerasan yang terjadimakibat kondisi tersebut berkisar 21.40C sampai dengan 48.30C. Dari analitis terhadap modulus kekakuan resilien diperoleh bahwa pada CTAM kenaikan temperature dari 250C menjadi 37.50C menyebabkan nilai modulus kekakuan resilien CTAM berkurang sekitar 42.24%. sedangkan pada kenaikan temperature dari 250C menjadi 500C menyebabkan nilai modulus kekakuan resilien CTAM berkurang sekitar 73.3%. sementara dari analisis terhadap periode pembebanan didapat bahwa pada temperature 250C kenaikan periode pembebanan dari 500 ms menjadi 9900 ms menyebabkan penurunan modulus kekakuan resilien sebesar 35.203%. Pada temperature 37.50C kenaikan periode pembebanan dari 700 ms menjadi 8000 ms menyebabkan penurunan modulus ekkakuan resilien 47.67%. Pada temperature 500C kenaikan periode pembebanan dari 500 ms menjadi 9900 ms menyebabkan penurunan modulus kekakuan resilien sebesar 40.873%. Untuk mendapatkan kondisi elastis CTAM pada temperatur 250C, 37,50C dan 500C harus diberikan periode pembebanan paling besar 4000 ms. Dari hasil analitis tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi temperature semakin kecil modulus kekakuan resilien CTAM dan semakin besar periode pembebanan yang terjadi semakin kecil nilai modulus kekakuan resilien CTAM.