TINJAUAN TEKNIS TERHADAP KINERJA PELABUHAN CIREBON
Pelabuhan Cirebon secara geografis terletak diantara dua pelabuhan yang tergolong ramai yaitu Pelabuhan tanjung emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Dari posisi tersebut, pelabuhan Cirebon bisa menjadi alternative masuknya barang untuk para eksportir dan importir menuju wilayah Jawa Barat. Hal ini menyebabkan meningkatnya arus kapal ke Pelabuhan Cirebon.
Untuk mengatisipasi meningkatnya arus kapal yang masuk ke Pelabuhan Cirebon dan adanya perubahan kondisi fisik lapangan (pengendapan/sedimentasi di kolam pelabuhan), maka perlu pengkajian dan peningkatan beberapa fasilitas pelabuhan. Oleh karena itu, perlu memproyeksikan pengaruh meningkatnya arus barang terhadap fasilitas pelabuhan yang ada sampai tahun 2008. Sehingga untuk mengantisipasinya, perlu ditinjau ulang fasilitas yang ada pada pelabuhan ini diantaranya sebagai berikut: Luas areal darat seluas 79,3 ha, kolam pelabuhan kedalamannya -7m dengan luas kolam putar 174 m. lebar alur pelayaran 170 m lebar mulut pelabuhan 180m dan panjang dermaga utama (dermaga muarajeti I dan III) sebesar 355 m yang dilengkapi dengan fasilitas tambat dan penahan benturan.
Selain hal diatas, juga harus diperhatikan menyangkut kelancaran aktifitas yang akan terjadi, diantaranya berupa luas dan tata letak bangunan, perawatan fasilitas pelabuhan dan pemeliharaan kolam pelabuhan dengan pengerukan secara berkala.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).TINJAUAN TEKNIS TERHADAP KINERJA PELABUHAN CIREBON ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.TINJAUAN TEKNIS TERHADAP KINERJA PELABUHAN CIREBON ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.TINJAUAN TEKNIS TERHADAP KINERJA PELABUHAN CIREBON ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.TINJAUAN TEKNIS TERHADAP KINERJA PELABUHAN CIREBON ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text