// <![CDATA[KAJIAN MENGENAI BETON SERAT (FIBRE CONCRETE) DENGAN SERAT DARI LIMBAH PABRIK KERTAS]]> Ir. Budi Lationo.,M.T Dosen Pembimbing 2 Prof. Ir. H. Djuanda Suraatmadja Dosen Pembimbing 1 Irvan Firmansyah/22-1999-064 Penulis
Peningkatan sector perindustrian yang sangat pesat dapat diikuti oleh peningkatan akselerasi produk sampingan berupa limbha proses pengalohan bahan industrinya. Telah dicoba pemanfaatan limbah pengolahan pabrik kertas sebagai bahan tambahan pada pembuatan beton berupa serat (fiber concrete). Penggunaan serat pada campuran beton tersebut diharapkan dapat meningkatkan kuat tarik beton pengkajian beton serat dalam penulisan tugas akhir ini ditinjau dari segi kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitas dan kelecakan.direncanakan penambahan serat 1% per m3 beton yang bervariasi serta lolos saringan no. 4 (4.75 mm) dan lolos saringan No. 30 (0.6 mm) dibandingkan dengan beton tanpa serat untuk umur beton 28 hari. Dari hasil penelitian diperoleh parameter-parameter nilai kuat tekan, nulai kuat tarik belah, modulus elastisitas dan kelecakan pada benda uji. Nilai kuat tekan beton serat dengan serat lolos saringan no. 30 (0.6 mm) lebih tinggi dari beton tanpa serat dan serat lolos saringan no. 4 (4.75 mm) dan beton tanpa serat yang memiliki nilai kuat tarik belah paling rendah. Nilai kelecakan beton serat dengan serat lolos saringan no. 30 (0.6 mm) lebih tinggi dari beton tanpa serat dan serat lolos saringan no. 4 (4.75 mm). modulus elastisitas beton serta dengan beton tanpa serat lebih tinggi dari beton serat lolos saringan no. 30 (0.6 mm) dan serat lols saringan no. 4 (4.75 mm) yang memiliki modulus elastisitas paling rendah. Beton serat lolos saringan no. 30 (0.6 mm) menunjukan yang paling baik tingkat kinerjanya.