// <![CDATA[OPTIMASI PEMILIHAN LOKASI PENGENDALI DASAR SUNGAI KUTO JAWA TENGAH]]> Yiniarti Eka Kumala, Ir., Dipl.HE. Dosen Pembimbing 1 Dr. Arie Setiadi Moerwanto, Ir.,Msc. Dosen Pembimbing 2 Kiki Nugraha/22-1999-232 Penulis
Permasalahan yang terjadi di ruas Sungai Kuto – Jawa Tengah adalah adanya gerusan lokal dan degradasi dasar sungai, terutama pada ruas sungai antara Bendung Kedung Asem sampai ± 5,2 km ke arah hilir. Mengingta masalah tersebut di atas, maka perlu kiranya dilakukan suatu usaha untuk mengatasinya, agar proses gerusan lokal dan degradasi dasar sungai tidak menganggu kestabilan struktur bangunan air pada sistem sungai tersebut. Alternatif pemecahan masalah yang dapat dilakukan adalah dengan mencari lokasi penempatan bangunan pengendali dasar sungai yang optimum. Dengan bantuan model numerik yang disimulasikan atas beberapa scenario pemodelan numerik, diperoleh hasil bahwa adanya perubahan morfologi sungai berupa degradasi dasar sungai di sepanjang ruas sungai yang dikaji. Lokasi penempatan bangunan pengendali dasar sungai yang optimum sebagai alternatif pemecahan masalah terdapat tiga lokasi. Adanya aktivitas penambanga material golongan C tidak menimbulkan pengaruh yang signifikan, yang dibuktikan dengan kondisi dasar sungai yang tetap stabil di lokasi-lokasi penambangan.