// <![CDATA[KAJIAN SUSUT DAN RANGKAK BETON DENGAN BAHAN PENGIKAT SEMEN HIDRAULIS ALTERNATIF]]> Hazairin, Ir., MT Dosen Pembimbing 1 B. Herbudiman, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Sandy Avriady/22-2000-103 Penulis
Salah satu bahan dasar beton yaitu semen yang berfungsi sebagai bahan pengikat dari material lainnya. Namun sampai saat ini belum banyak semen alternatif yang mempunyai nilai ekonomis dan mutu yang sesuai kebutuhan sellain semen semen Portland yang beredar di pasaran. Kebutuhan akan semen dewasa ini semakin meningkat sesuai dengan pertumbuhan penduduk, oleh Karen aitu kebutuhan akan semen yang murah dan sesuai dengan kebutuhan sangat diharapkan. Dengan demikian difikirkan untuk membuat semen hidraulis alternatif dengan bahan baku utama kapur dan pozolan (tras dan serbuk bata) yang diharapkan dapat dijadikan bahan pengikat pengganti semen Portland. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh semen hidraulis alternatif sebagai bahan pengikat terhadap susut dan rangkak. Susut adalah deformasi atau penyusutan pada beton yang dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban yang sebanding dengan fungsi waktu, sedangkan rangkak adalah deformasi pada beton yang diakibatkan oleh beban tetap yang mengikuti fungsi waktu. Kajian susut ini dilakukan pada benda uji silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm yang dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan ITB. Pada pengujian susut dan rangkak dilakukan pada benda uji selama 28 hari. Susut dan rangkak beton diperoleh dengan cara mengukur deformasi beton (mm) pada durasi umur tersebut. Dari hasil pengujian susut diperoleh nilai deformasi paad umur 28 hari sebesar 0.129 mm untuk mutu 15 MPa dan 0.13 mm untuk benda uji mutu 12.5 MPa. Nilai penyusutan tersebut tergolong relatif kecil untuk penyusutan pada beton, sehingga dengan demikian semen hidraulis alternatif tetap dapat digunakan sebagai bahan pengikat struktural namun penggunaannya masih sangat terbatas.