<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8482">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH ABU SEKAM DAN TAWAS TERHADAP PERMEABILITAS BETON]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Priyanto Saelan., Ir., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yurmansah/22-2000-038</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Studi eksperimental inimmembahs mengenai pengaruh abu sekam dan tawas terhadap permeabilitas beton, pengujian dilakukan dengan sejumlah benda uji pada umur 28 hari berupa block beton dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 10 cm. perbandingan campuran abu sekam pada sebagai bahan tambahan adalah 0%, 5%, dan 10 % dan 15% dari jumlah semen dan perbandingan tawas adalah 0%, 0.5%, dan 1% dari jumlah semen.
Hasil eksperimental ini pada uji permeabilitas umur 28 hari dibandingkan dengan koefisien permeabilitas beton normal, penambahan abu sekam dan tawas dimaksudkan untuk meningkatkan kekuatan dan reaksi hidrasi paad beton, sehingga diharapkan dapat menurunkan permeabilitas beton tersebut. Dapat dilihat bahwa penambahan abu sekam dan tawas dengan berbagai komposisi menghasilkan koefisien permeabilitas yang bervariasi. Koefisien permeabilitas optimum dan lebih tinggi dari beton normal diperoleh pada penambahan 5% abu sekam dan tanpa penambahan tawas, sedangkan koefisien permeabilitas minimum dan lebih rendah dari beton normal diperoleh pada penambahan10% abu sekam dan tanpa penambahan tawas.
Pada eksperimen ini dilakukan penyaringan abu sekam dengan saringan nomor 200 dan dibakar sampai suhu ± 700oC agar sama dengan kehalusan butir semen dan senyawa-senyawa    yang ada dalam abu sekam menjadi reaktif, sedangkan tawas dihaluskan dan dilarutkan dalam air.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[506SI/04]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[506SI/04]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[506SI/04]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7469" url="" path="/222000054.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGARUH ABU SEKAM DAN TAWAS TERHADAP PERMEABILITAS BETON]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8482]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-03-22 14:38:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-03-29 09:59:39]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>