// <![CDATA[STUDI PENGARUH ADANYA CARREFOUR TERHADAP KINERJA PERSIMPANGAN JALAN PETA - JALAN TERUSAN PASIRKOJA BANDUNG]]> Silvia Sukirman, Ir. Dosen Pembimbing 1 Kusyatmo Widodo/22-1998-066 Penulis
Berdirinya Carrefour yang disebabkan meningkatnya pertumbuhan perekonomian masyarakat dan jumlah populasi penduduk menyebabkan bertambah padatnya volume kendaraan dari maupun menuju tempat tersebut. Carrefour terletak pada salah satu pendekat Simpang Jalan Peta – Jalan Terusan Pasirkoja, yaitu pendekat jalan Peta. Pada jam-jam sibuk pada persimpangan tersebut sering terjadi antrian dan tundaan yang cukup panjang, salah satunya disebabkan volume kendaraan yang keluar dari Carrefour yang melewati simpang tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan survei di lapangan tentang pengaturan lampu lalu lintas yang ada, kondisi geometric, pergerakan kendaraan, volume kendaraan yang melewati persimpangan pada masing-masing pendekat, dan volume kendaraan yang keluar dari Carrefour. Untuk perencanaan, desain, dan analisis operasional pada persimpangan digunakan. Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 sebagai pedoman. Dengan pedoman ini dapat diketahui tingkat pelayanan persimpangan dengan keadaan lampu lalu lintas di persimpangan dan pengaturan pergerakan yang ada sekarang. Dari hasil studi diperoleh hasil perhitungan analisis kerja simpang dengan pengaruh Carrefour untuk jam sibuk pagi pada kondisi existing menghasilkan Ds rata-rata=0,814 dan DT rata-rata=61,89 det/smp. Sedangkan kondisi design menghasilkan Ds rata-rata = 0,813 dan DT rata-rata = 66,62 det/smp. Untuk jam sibuk sore pada kondisi existing menghasilkan Ds rata-rata=1,217 dan DT rata-rata=1269,61 det/smp. Sedangkan kondisi design menghasilkan Ds rata-rata=0,916dan DT rata-rata=4011,78 det/smp. Dari hasil perhitungan tanpa adanya Carrefour pada jam sibuk sore menghasilkan Ds rata-rata=1,190 dan DT rata-rata=1093,99 det/smp. Maka dari hasil-hasil tersebut dapat disimpulkan Carrefour tidak terlalu mempengaruhi tingkat kinerja simpang yang sudah ada dalam kondisi jenuh.